Home / Populer / Inilah pesan Adnan Buyung untuk Jokowi…

Inilah pesan Adnan Buyung untuk Jokowi…

Bagikan Halaman ini

Share Button

adnanFoto : Ilustrasi

MORAL-POLITIK.com- Ketua Tim Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Adnan Buyung Nasution berharap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden dapat diterima dengan baik oleh semua pihak. Ia bahkan memberikan pesan khusus untuk Joko Widodo seandainya putusan MK nanti menyatakan KPU menang dan tak mengubah hasil Pemilu Presiden 2014.

“Andai kata KPU menang, maka menjadi terpulang kembali kepada Jokowi. Dia diuntungkan,” kata Adnan di Gedung MK, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Melansir kompas.com, dengan begitu, kata Adnan, Jokowi harus bekerja keras untuk membuktikan dan merealisasikan semua janji kampanyenya. Adnan juga meminta Jokowi membuat kebijakan yang memajukan bangsa dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Kalau dia (Jokowi) enggak mampu, dia harus gentle mengundurkan diri. Jangan sampai dia menjadi presiden kalau dia enggak mampu,” ujarnya.

Seperti diberitakan, pada hari ini, Kamis (21/8/2014), MK akan membacakan putusan terkait gugatan PHPU yang diajukan pasangan capres dan cawapres, Prabowo-Hatta. Putusan dikeluarkan setelah majelis hakim MK memeriksa puluhan saksi fakta dan saksi ahli yang dihadirkan Prabowo-Hatta, pihak Komisi Pemilihan Umum sebagai tergugat, dan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pihak terkait.

Selain pemeriksaan saksi, majelis hakim MK juga telah memeriksa seluruh bukti yang diajukan Prabowo-Hatta dan KPU. Rapat permusyawaratan hakim (RPH) digelar secara tertutup beberapa hari sebelum putusan dikeluarkan.

Dalam permohonannya, tim hukum Prabowo-Hatta menyampaikan pendapatnya bahwa penetapan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2014 tidak sah menurut hukum dan meminta MK menyatakan batal dan tidak sah keputusan KPU Nomor 535/Kpts/KPU/2014 tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014 yang menetapkan Jokowi-JK sebagai presiden dan wakil presiden terpilih. (erny)

Baca Juga :  Pengamat : Pernyataan Jokowi soal politik anggaran terlalu otoriter

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button