Home / Sport / Jonas Salean: Ada ketidakberesan pengelolaan Pasar Ikan Felaleo

Jonas Salean: Ada ketidakberesan pengelolaan Pasar Ikan Felaleo

Bagikan Halaman ini

Share Button

ikan

 

 

MORAL-POLITIK.com- Wali Kota Kupang Jonas Salean menduga ada ketidak beresan soal pengelolaan pasar Ikan Felaleo di Kelurahan Pasar Panjing, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Pasalnya  tempat yang sebelumnya tidak tertata dengan baik banyak orang berjualan di lokasi tersebut, namun setelah dibenahi dengan berbagai macam falisitas pendukung untuk berjualan, malah pasar tersebut ditinggal oleh para pedagang.

“Saya merasa ada yang tidak beres. Pasar tersebut dibangun untuk mengganti pasar lama yang terkesan semrawut dan tidak tertata. Tetapi setelah dibangun baru dengan sejumlah fasilitas yang memudahkan para pedagang, malah para pedagang tidak lagi menempati pasar itu,” kata Jonas Salean Kepada wartawan di Kantor Walikota Kupang, Kamis (14/08).

Menyangkut kosongnya pasar ikan ditinggal oleh para pedagang, kata Jonas, dirinya telah memerintah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Thom Ga, guna melakukan pengecekan apa yang menjadi penyebab para pedagang tidak mau lagi berdagang di tempat itu dan memilih berdagang di tempat  di pinggir jalan seperti di depan Hotel Asthon.

“Saya merasa orang dipercayakan oleh dinas berbuat aneh-aneh. Kota Kupang sebagai ibukota provinsi tentunya tidak boleh ada orang berjualan ikan di pinggiran jalan, tetapi semuanya di pasar. Namun kenyataan masih ada orang yang berjualan ikan dipinggir jalan. Cukup banyak lapak-lapak ikan yang dibangun para pedagang untuk berjualan di pinggiran jalan,” katanya.

Jonas  mengaku, kondisi yang terjadi ini membuat dirinya merasa aneh dengan keberadaan para pedagang ini, sudah ada tempat yang disiapkan pemerintah, mereka tidak mau berjualan ditempat yang sudah disiapkan tersebut. Mereka lebih memilih  membangun lapak kecil untuk berjualan di pinggir jalan.

Untuk itu, lanjut Jonas, pemerintah Kota Kupang berencanan akan melakukan penertipan para pedagang ikan yang menggelar dagangan di pinggir jalan umum. Namun sebelum dilakukan penertiban akan dilakukan pendekatan secara baik-baik dengan masyarakat pedagang.

Baca Juga :  Kapolda NTT: Semua Pelaku Pengeroyokan Pasti Diproses Hukum!

Sementara itu untuk menata para pedagang jajanan kuliner, ia mengatakan pemerintah akan melakukan pemusatan jajanan di jalan Polisi Militer. Pada tanggal 17 Agustus 2014 pemkot akan mendapat bantuan dari gubernur sebanyak 100 tenda guna dibuat pasar kuliner di lokasi tersebut.

“Saya sudah minta ijin gubernur, tinggal ditindaklanjuti dengan surat resmi. Pada prinsipnya gubernur setuju dengan penggunaan areal itu,” ujarnya. (Nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button