Home / Populer / Jonas Salean kesal, banyak Hotel Mewah dan Restauran manipulasi Data Pajak

Jonas Salean kesal, banyak Hotel Mewah dan Restauran manipulasi Data Pajak

Bagikan Halaman ini

Share Button

jonFoto : Jonas Salean

 

 

MORAL-POLITIK.com- Pemerintah Kota Kupang mencurigai banyak hotel mewah dan restoran yang ada di Kota Kupang memanipulasi data pajak. Pasalnya, ditemui dalam pembukuan untuk pelaporan, mereka membuat dua pembukuan, sehingga yang dilaporkan tidak sesuai dengan tingkat kunjungan dan tingkat hunian.

“Penunggak pajak yang dilakukan oleh pihak hotel selama ini belum ada  kejujuran dari pemilik perhotelan. Padahal mereka hanya sebagai pemungut pajak, tetapi dalam penyetoran ke pemerintah daerah tidak sesuai dengan yang dipungut,” kata Wali Kota Kupang Jonas Salean  kepada wartawan, Selasa (12/8) lalu di gedung DPRD Kota Kupang.

Ia  mengatakan, sesuai hasil penetapan dan pemeriksaan BPK, terdapat sejumlah hotel yang masih menunggak kewajiban membayar pajak. Pembayaran pajak oleh hotel dilakukan tidak sesuai dengan tingkat hunian, dan restoran tak sesuai dengan jumlah pengunjung. Apalagi, selama ini dalam pembukuan untuk pelaporan, mereka membuat dua pembukuan, sehingga yang dilaporkan tidak sesuai dengan tingkat kunjungan dan tingkat hunian.

“Untuk kepentingan perusahaan laporan sesungguhnya 10 orang datang dilaporkan 10 orang, tapi untuk pajak daerah 10 orang dilaporkan tiga orang,” katanya.

Selama ini, ada hotel besar yang tingkat huniannya tinggi namun dilaporkan tidak sesuai. Karena itu, jika tidak membayar pajak maka dianggap menggelapkan uang daerah. Sehingga, nanti akan dilakukan MoU dengan kejaksaan dan Kantor Pajak Pratama Kupang untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Selain itu, setelah 17 Agustus, pemerintah akan mengumpulkan pengusaha hotel dan restoran untuk membicarakan persoalan tersebut, agar ke depan tidak terjadi lagi.

“Kita minta kejujuran. Hotel berbintang pajak 10 persen dan self service-nya 11 persen, kalau harga kamar Rp 500 ribu maka dinaikan 21 persen, tapi untuk pajak ini laporan tidak jujur. Masak dalam pembayaran terlihat hotel kecil lebih besar penyetorannya dibandingkan hotel berbintang,” katanya. (Nyongky)

Baca Juga :  Ahok Ditolak Warga tapi Ditutupi Media, Pengamat: Ahok sudah dibenci, kalau bisa diusir dari Jakarta

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button