Home / Populer / Keyakinan M Taufik: Jokowi belum tentu dilantik jadi Presiden

Keyakinan M Taufik: Jokowi belum tentu dilantik jadi Presiden

Bagikan Halaman ini

Share Button

taufikFoto : Muhammad Taufik

 

 

 

MORAL-POLITIK.com- Sebagai partai pengusung Jokowi-Ahok, Partai Gerindra mengaku tidak akan terburu-buru mencalonkan wakil gubernur DKI pendamping Ahok, setelah Jokowi resmi terpilih menjadi Presiden RI 2014-2019.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya bakal mengusulkan calon wakil gubernur setelah Jokowi benar-benar resmi dilantik menjadi Presiden RI pada Oktober mendatang.

“Jokowi juga belum tentu kan dilantik jadi presiden, ngapain dipikirin wagub DKI sih? Wagubnya itu masih Ahok,” kata Taufik di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2014) malam.

Melansir kompas.com, kendati demikian, ia memastikan bahwa Partai Gerindra akan mengusung kadernya untuk menjadi wagub DKI. Menurut Taufik, pihaknya tidak akan membiarkan dua calon wagub DKI hanya diisi oleh pilihan PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pilkada lainnya.

Akan ada dua calon nama wagub DKI yang diusulkan oleh dua partai pengusung Jokowi-Ahok dalam pilkada, yakni PDI-P dan Gerindra. Selanjutnya, DPRD DKI akan memutuskan wagub DKI melalui pengambilan suara dari anggota DPRD. Calon wagub DKI yang memiliki suara terbanyak akan berhak menjadi orang nomor dua di Ibu Kota.

“Kalau PDI-P mau mencalonkan kadernya, ya tidak apa-apa, tetapi sesuai kesepakatan DPP Gerindra dulu. Bisa saja nanti Ahok sendirian pimpin Jakarta, enggak ada wagub. Sudah ada sekda, wali kota, dan kepala dinas juga,” kata Taufik.

“Prosesnya nanti pasti panjang. Setelah Oktober, saya lebih pilih memikirkan gimana memperbaiki Dewan (DPRD) agar dicintai publik,” lanjut Taufik.

Sekadar informasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, telah diatur bahwa jika kepala daerah terpilih menjadi pejabat lain, maka jabatan kepala daerah otomatis digantikan oleh wakil kepala daerah.

Baca Juga :  Kader PDIP harus banyak membaca

Basuki mengaku bakal memilih tokoh yang berpengalaman, yang untuk kemudian akan menjadi wakil gubernurnya. Jika menjadi gubernur, Basuki, secara pribadi, bakal memilih Djarot Syaiful Hidayat, mantan Wali Kota Blitar; atau Bambang DH, mantan Wali Kota Surabaya. PDI-P pun memberi isyarat bakal mengajukan Ketua DPD PDI-P DKI Boy Sadikin untuk menjadi pendamping Ahok di Jakarta. (erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button