Home / Populer / KK Miskin di Kota Kupang turun?

KK Miskin di Kota Kupang turun?

Bagikan Halaman ini

Share Button

misFoto : Ilustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, terus melakukan sejumlah langkah untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Kupang. Terbukti pada tahun 2013, Pemkot Kupang mengklaim telah berusaha menurunkan angka kemiskinan. Pada tahun 2012 lalu, kepala keluarga (KK) miskin sebanyak 12.879 KK. Pada tahun 2013, angka tersebut menurun menjadi 12.491 atau berkurang 388 KK atau turun 3,01 persen.

Demikian tanggapan Wali Kota Kupang Jonas Salean terhadap pemandangan umum Fraksi Gerindra, terkait penanganan kemiskinan di Kota Kupang, di ruang sidang utama DPRD Kota Kupang.

Dikatakan, pemkot sangat merespon setiap fenomena orang miskin baru yang kian menyata di Kota Kupang setiap tahunnya. Langkah-langkah yang diambil dan dilaksanakan antara lain, melaksanakan program pelayanan raskin daerah, bagi 1.751 rumah tangga sangat miskin (RTSM) di Kota Kupang secara gratis. Selanjutnya, pada tahun 2014, Pemkot Kupang mendapat bantuan dari Kemensos berupa bantuan modal usaha bagi 50 kelompok usaha bersama (KUBE) dan bantuan dana Dekon Provinsi NTT, sebanyak 30 KUBE yang masing-masing kelompok mendapat dana sebesar Rp 20 juta.

Selain itu bilang Wali Kota, Pemkot mendapat bantuan dari Kemensos berupa rehabilitasi sosial rumah tidak laik huni di kelurahan Lasiana, Oesapa, Oesapa Barat dan Naioni sebanyak 190 rumah, dan ditambah program bedah kamar lansia sejumlah 13 rumah, dengan jumlah bantuan dana masing-masing Rp 10 juta.

Ditambahkan, indikator-indikator kemiskinan yang diterapkan selama ini ditetapkan oleh BPS dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

“Data yang ada dikeluarkan oleh BPS, dan digunakan sebagai data pokok yang digunakan untuk penanggulangan kemiskinan di Kota Kupang,” papar Wali Kota.

Pada bagian akhir, Jonas Salean mengemukakan, Pemkot akan terus mengambil langkah-langkah strategis, untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Kupang, setiap tahunnya. Karena itu, dia mengharapkan dukungan berbagai pihak, terutama DPRD, untuk terus memberikan perhatian dalam penanggulangan kemiskinan di daerah ini. “Mari kita bersama untuk mengentaskan kemiskinan yang terjadi selama ini,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kota Kupang: Dana PEM Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Sebelumnya, Fraksi Gerindra dalam pemandangan umumnya terkait LPKPj Wali Kota, menyoroti persoalan kemiskinan. Persoalan kemiskinan oleh Fraksi Gerindra DPRD Kota Kupang masih menjadi prioritas pembangunan di Kota Kupang. Di satu sisi, Pemerintah Kota Kupang menjelaskan kalau ada penurunan jumlah orang miskin, namun disisi lain penurunan orang miskin tidak memberikan dampak signifikanpara perbaikan kualitas hidup masyarakat.

“Secara kuantitatif turun angka kemiskinan. Tapi secara kualitatif, orang masih tetap miskin. Bahkan fenomena pengangguran masih tinggi di Kota Kupang, dan perlu penanganan serius,” tulis Fraksi Gerindra. (Nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button