Home / Populer / Kota Kupang: Dirut PDAM sudah berikan kontribusi APBD

Kota Kupang: Dirut PDAM sudah berikan kontribusi APBD

Bagikan Halaman ini

Share Button

Noldy-D.P-MumuSE.MM_Foto : Noldy Mumu

 

 

MORAL-POLITIK.com- Direktur Utama (Dirut) Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang, Noldy Mumu mengaku selama dua tahun telah memberikan kontribusi  ke Pendapatan Belanja Asli Daerah (APBD) Kota Kupang.

Hal ini di katakan Noldi menyusul adanya  permintaan dari DPRD Kota Kupang melalui tanggapan akhir fraksi  agar Pemerintah Kota Kupang dapat mendorong Perusahan daerah yang ada agar dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan PAD  Kota Kupang dan jangan membebani keuangan daerah.

Menurutnya, kontribusi yang diberikan oleh PDAM Kota Kupang telah dilakukan selama dua tahun yakni dari tahun 2012-2013. kontribusi tahun buku pada tahun 2012 laba  aktif sebesar Rp. 342 juta, dan di tahun buku 2013 laba aktif sebesar Rp 513 juta.

“Kontribusi melalui laba aktif tidak diberikan ke secara langsung dalam bentuk uang tunai, karena adanya Permendagri nomor 27 tahun 2007 tentang penyusunan APBD kontribusi melalui laba aktif  tahun pembukuan  dipakai untuk re-investasi perluas jaringan. Sesuai Permendagri cakupan layanan 80 persen tidak wajib menyetor ke Pemerintah Daerah dalam menunjang PAD,sehingga cakupan layanan PDAM Kota Kupang masih dibawah sehingga kontribusinya untuk reinvestasi perluas jaringan  selama dua tahun,” kata dia.

Ia mengaku, secara prosedur PDAM hanya sebagai operator dan pemerintah sebagai penyedia infrastruktur, namun karena ada Permendagri maka laba aktif pembukuan selama dua tahun di pakai untuk  reinvestasi perluas jaringan .

“Untuk pembukuan tahunan, laba aktif  juga sudah sesuai hasil audit akuntan publik dan Badan Pemerikasaan Keuangan Dan Pembangunan (BPKP) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang mendapat opini Wajar Tanpa Pengucualian (WTP),” kata dia.

Sebelumnya, Partai Hati Nurani Rakya, Melkianus R. Balle SH, MH  mengatakan, butuhnya perhatian serius Pemkot terhadap perusahan daerah.  seperti  PD Sasando Kota Kupang  mengalami kerugian selama tiga tahun berturut-turut, dan PDAM Kota Kupang yang belum memberikan kontribusi PAD Kota Kupang, tetapi malah membebani keuangan daerah. (Nyongky)

Baca Juga :  Bunga-bunga di area 'Car Free Day' Kota Kupang (1)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button