Home / Populer / Kota Kupang: Ranperda Ruang Terbuka Udara Siap Dibahas….

Kota Kupang: Ranperda Ruang Terbuka Udara Siap Dibahas….

Bagikan Halaman ini

Share Button

Adrianus_Lusi1Foto : Adrianus Lusi

 

MORAL-POLITIK.com- Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Ruang Terbuka Udara baru akan dibahas pada Sidang II DPRD Kota Kupang Tahun 2014. Saat ini, Badan Legislatif (Baleg) DPRD Kota Kupang sedang menggodok secara internal. Baleg juga sudah menyampaikan kepada tim ahli Baleg untuk merampungkannya.

Ketua Baleg DPRD Kota Kupang, Zainudin menyampaikan hal ini kepada wartawan  di Kantor DPRD Kota Kupang, Senin (18/8) kemarin.

Dia mengatakan, agenda Badan Legislatif ada beberapa Ranperda yang akan dibahas termasuk Perda Ruang Terbuka Udara.

Saat ini, katanya, materinya sedang dalam penggodokan internal Baleg DPRD Kota Kupang. Baleg DPRD Kota Kupang juga sudah menyampaikan hal ini kepada tim ahli Baleg untuk bisa merampungkan dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk kepentingan sosialisasi.

Selain itu, menghadirkan para pihak yang berkepentingan untuk diajukan dalam Sidang II DPRD Kota Kupang.
Zainudin mengatakan, seharusnya dibahas dalam Sidang I DPRD Kota Kupang, tetapi Baleg DPRD Kota Kupang harus melihat juga regulasi penunjang, bagaimana kearifan lokal berkaitan dengan Perda yang akan dibuat ini.

Karena, katanya, para pengusaha yang memiliki kepentingan terkait ruang terbuka udara sudah memiliki ijin membangun (IMB) sesuai regulasi.

Hanya, lanjutnya, bagaimana ketika menerbitkan Perda apakah tidak bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi yang mengatur hal tersbeut.

Menurutnya, memang ada aturan yang mengatur terkait satelit yang pajaknya langsung ke pusat.

Saat ini, katanya, Baleg masih melihat sesuai dengan Undang- Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Retribusi Daerah.

“Memang ada  ada sembilan item yang diperintahkan undang- undang untuk menarik pajak atau retribusi tersebut. Kalau diajukan tentang Ranperda Ruang Terbuka Udara masuk dalam pajak retribusi udara atau tidak,” katanya.

Baca Juga :  Sihol Manulang : ''Jokowi Effect'' bukan ''Kampanye Hitam''

Dia mengatakan, pada prinsipnya bisa karena daerah diberikan kewenangan oleh Undang-Undang Nomor 32 tentang Otonomi Daerah yang sudah dirubah beberapa hari untuk daerah membuat regulasi untuk mengatur dirinya sendiri untuk pembangunan daerah. Sehingga ruang inilah yang akan dimanfaatkan.

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Kota Kupang Adrianus Lusi, mengatakan dalam Sidang I DPRD Kota Kupang Tahun 2014 akan ada Ranperda usul inisiatif DPRD Kota Kupang, yakni Ranperda tentang pemanfaatan ruang terbuka udara dalam  wilayah Kota Kupang, dan Ranperda tentang pemberian insentif bagi pengajar keagamaan di Kota Kupang. (Nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button