Home / Populer / Manggarai Timur: Camat Rana Mese Lantik 56 BPD

Manggarai Timur: Camat Rana Mese Lantik 56 BPD

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

 
MORAL-POLITIK.com- Camat Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Galus Ganggus, melantik 56 Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang merupakan mitra sejajar Pemerintah Desa dalam menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan di desa. BPD tersebut tersebar di 10 Desa di Kecamatan Rana Mese periode 2014-2020, yang berlangsung di Kantor Camat Rana Mese, Jumat (22/8) Pagi.

Hadir dalam pelantikan ini, Kapolsek Borong AKP Yosep Meus, Maksimus Pulung Kasubag Keuangan BPMPD Matim,  masyarakat dan seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Rana Mese.

Dalam sambutan Camat, mewakili Bupati Manggarai Timur, Galus Ganggus mengatakan jabatan yang diberikan kepada 56 orang dan telah dilantik merupakan suatu peristiwa perjanjian bukan dengan manusia, tetapi dengan Tuhan Yang Maha Esa, oleh karena itu diharapkan dalam melaksanakan tugas di Desa sesuai dengan kepercayaan yang diberikan, apalagi kedepan akan banyak program pro rakyat baik yang datang dari pemerintah Daerah hingga kepusat, dengan pagu dana yang terbilang banyak, “sehingga dalam melaksanakan fungsi sebagai control masyarakat penuh dengan ketulusan.

Lanjut Ganggus, peran dan fungsi BPD, bahwa Kedudukan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), adalah lembaga yang merupakan perwujudan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa, sehingga perlu memahami agar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dikatakan Ganggus, tujuan dilantik para Anggota BPD tersebut untuk membantu pemerintah Kecamatan dalam melaksanakan pelayanan kemasyarakatan.

“Apalagi kecamatan Rana Mese  terbilang baru karena di baru dimekarkan tahun 2013 silam,” kata dia.

Kapolsek Borong, AKP Yosep Meus dalam sambutannya berharap seluruh Anggota BPD yang dilantik untuk bekerja jujur agar dikemudian hari tidak berurusan dengan pihak kepolisian. Selama ini banyak dilaporakan oleh masyarakat bahwa BPD bekerja tidak jujur, ditemukan banyak nepotisme dimana banyak keluarga BPD yang mendapat bantuan dari pemerintah. Harapannya supaya bekerja jujur agar tidak berurusan dengan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Ini hadiah Jokowi dari Jepang dan Tiongkok untuk Indonesia

Maksimus Pulung, Kasubag BPMPD Matim menghimbau kepada seluruh BPD yang baru dilantik untuk terus bekerja membantu kepala Desa didesanya masing-masing. Segalah macam yang berurusan dengan keuangan agar transparan. Tidak boleh kepala desa jalan lain, BPD jalan lain, harus kompak.

Menurut Krispinus E. Jampu,anggota BPD Desa Sita yang baru di lantik mengatakan pemilihan pengurus BPD di desa Sitta di lakukan berdasarkan pengajuan dari masyarakat yang selanjutnya di adakan pemilihan secara langsung oleh warga masyarakat. “ awalnya mengenai figur  calon BPD yang mengajukan masyarakat, terus selanjutnya di adakan pemilihan langsung oleh masyarakat berdasarkan suara terbanyak dialah yang berhak memegang mandat sebagai BPD, Dua RT diwakili seorang anggota BPD”ujar Kris Jampu

Sepuluh Desa yang dilantik BPD-nya masing-masing Desa Bea Gencung, Golo Ros, Sita, Satar Lahing, Sano Lokom, Rondo Woing, Golo Meleng, Golo Rutuk, Golo Loni dan Desa Torok Golo. (Satria)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button