Home / Populer / Megawati kumpulkan Caleg Terpilih PDI-P

Megawati kumpulkan Caleg Terpilih PDI-P

Bagikan Halaman ini

Share Button

megawati-merah-putihFoto : Ilustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.com- Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara tiba-tiba meminta pidatonya dalam acara pembekalan calon ketua dan pimpinan DPRD kabupaten/kota dan provinsi dari PDI-P tidak diliput media. Acara pembukaan pembekalan yang semula terbuka mendadak tertutup karena permintaan Megawati.

Megawati menyampaikan permintaannya itu ketika baru beberapa menit berada di atas podium. Ia belum sempat berbicara banyak, kecuali hanya memberikan salam pembuka dan menyapa ratusan kader PDI-P yang hadir dalam acara itu.

“Ini terbuka atau tertutup, ya?” tanya Megawati dari atas podium, di Gedung Bidakara, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Melansir kompas.com, beberapa pengurus partai yang duduk tak jauh dari Megawati berdiri dan langsung menjawab, “Terbuka Bu.”

Mendengar itu, Presiden ke-5 RI tersebut langsung meminta agar acara digelar tertutup dan tidak disaksikan oleh pihak yang tidak berkepentingan.

“Kalau gitu dibuat tertutup saja. Semua pihak yang tidak berkepentingan, termasuk media, mohon keluar,” ucap Megawati dengan nada rendah.

Mendengar instruksi Megawati, beberapa anggota satuan petugas PDI-P yang ada di lokasi ikut bereaksi. Puluhan pewarta dari berbagai media langsung meninggalkan ruang acara tanpa melakukan perdebatan.

Acara dibuka sekitar pukul 11.15 WIB. Sampai pukul 11.48 WIB, acara pembekalan tersebut masih berlangsung secara tertutup. Di acara itu, hadir sekitar 925 calon anggota legislatif terpilih dari PDI-P.

Para caleg terpilih itu berasal dari seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia. Dalam pembekalan ini, akan dijelaskan mengenai mekanisme pengujian pada masing-masing kader yang akan menjadi ketua atau pimpinan DPRD. Ujian dilakukan melalui tes tertulis, psikotes, dan wawancara. (erny)

Baca Juga :  Kasus TKW di Medan, Polisi hanya bisa gertak

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button