Home / Populer / Pemkot Kupang bakal hibahkan Rujab Lama kepada Keluarga SK. Lerik

Pemkot Kupang bakal hibahkan Rujab Lama kepada Keluarga SK. Lerik

Bagikan Halaman ini

Share Button

Rumah-Jabatan-Walikota

 

 

MORAL-POLITIK.com-Walikota Kupang Jonas Salean, mengatakan mengingat jasa-jasa dari Mantan Walikota Kupang Samuel Kristian Lerik (SKL) yang memimpin Kota Kupang selama 22 tahun, pemerintah Kota Kupang berniat menghibahkan Rumah Dinas Walikota Kupang kepada keluarga  SKL.

“Niat menghibahkan rujab lama kepada keluarga almarhum SKL memang masih ada. Dulu rumah dinas tersebut sudah sempat disewa beli oleh Mendiang SKL. Namun cicilan rumah itu di kembalikan pada masa kepemimpinan Daniel Adoe, sehingga sewa beli itu dibatalkan,” ujar Jonas Salean kepada wartawan di Kantor Walikota Kupang, Jumat (15/8/2014).

Salean mengatakan, banyak kalangan di Kota Kupang menghendaki agar rujab lama itu dijadikan museum. Namun dirinya mengatakan, jika untuk museum sebenarnya yang paling layak adalah bekas kantor Bupati Kupang di Kelurahan LLBK. Hanya saja, eks kantor Bupati Kupang itu merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang yang mencatat banyak sejarah di sana.

“Tapi itu milik Pemkab Kupang jadi kita tidk bisa berbuat apa-apa,” katanya.

Dikatakan,  niat untuk menghibahkan rujab lama kepada keluarga almarhum SKL memang tetap ada, karena bagaimanapun, almarhum SKL pernah mencicil namun diperintahkan oleh mantan Walikota Daniel Adoe untuk dikembalikan.

Sebenarnya, jika sudah 22 tahun secara terus-menerus menempatinya, maka sesuai aturan sudah dapat dihibahkan. Karena, aturan mengatur  jika 20 tahun berturut-turut ditempati maka sudah bisa dihibahkan.

“Jadi kalau bilang niat ya kita juga berniat untuk menghibahkan kepada almarhum SK Lerik,” katanya.

Untuk hibah rumah dinas, lanjutnya, Pemkot sebenarnya suda ada contoh yakni hibah rumah dinas kepada mantan Bupati Kupang almarhum Paul Lawa Rihi yang memimpin selama 10 tahun. Karena itu, belajar dari contoh tersebut, di mana hanya menghuni selama 10 tahun berturut-turut sudah dapat dihibahkan, maka rujab Wali Kota lama yang telah ditempati selama 22 tahun berturut-turut juga tentunya dapat pula dihibahkan.

Baca Juga :  Mucikari Prostitusi Artis Ditantang Laporkan Anggota DPR...

Hanya saja, lanjutnya, untuk bisa menghibahkan aset milik pemerintah, harus mendapatkan persetujuan dari DPRD. Karena itu, Pemkot menunggu setelah pelantikan 40 anggota DPRD periode 2014-2019 baru dibicarakan rencana hibah rujab lama dimaksud.

Untuk saat ini, katanya, Pemkot masih mengurus penggantian nama RSUD Kota Kupang menjadi RSUD SK Lerik. Pemkot telah menyurati Ibu Mia Lerik, istri almarhum SK Lerik untuk meminta persetujuan penggunaan nama almarhum SK Lerik untuk nama RSUD Kota Kupang.

“Setelah itu baru kita bicarakan soal hibah rumah jabatan dengan 40 anggota Dewan baru,” pungkasnya. (Nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button