Home / Populer / Ahok jawab sendiri SMS Warga DKI

Ahok jawab sendiri SMS Warga DKI

Bagikan Halaman ini

Share Button

Basuki-Tjahaja-Purnama-AhokBasuki Tjahja Purnama (Ahok)

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Bermacam-macam keluhan seputar problem perkotaan disampaikan ke pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni melalui SMS ke ponsel Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) langsung. Ahok mengaku membalas SMS itu dengan tangannya sendiri.

Kepada detikcom di Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/9/2014), Ahok menyatakan membalas SMS yang dia terima di nomor ponsel pribadinya, 0811944728. Dia menyempatkan diri untuk membalas SMS, bahkan ketika dia konsultasi ke dokter gigi.

“(Saya balas sendiri) Ke nomor saya langsung, makanya kayak kemarin aku balas terus kan sambil ke praktik (Ahok kemarin konsultasi ke praktik dokter gigi -red),” kata Ahok.

Melansir detik.com, nomor ponsel tersebut adalah nomor yang dipakai Ahok secara pribadi sejak dulu. Ada pula SMS aduan ke nomor 081927666999 dan 085811291966 yang ikut ditangani‎ oleh staf Ahok, bahkan ada pula staf berstatus magang yang ikut menangani SMS keluhan ini.

Ahok sering membalas SMS itu pada malam hari atau akhir pekan Sabtu dan Minggu. Tim Respon Opini Publik Pemprov DKI akan ikut menindaklanjuti keluhan warga DKI dan meneruskan ke Dinas-dinas Pemrov DKI terkait.

“Langsung ke dinas, tapi pakai HP saya. Di lantai tiga itu juga ada, mereka control yang nomor 0811 944 728. Kita juga link-kan ke sana (Tim Respon Opini Publik) nomornya. Kalau yang di mereka (Ahok menunjuk ke staf pribadi di ruang kerjanya) yang tiga nomor persis yang di kartu nama itu,” kata Ahok.

Soal respon cepat menyusul keluhan warga, Ahok menyatakan ini berkat koordinasi dengan Dinas terkait. Apabila respon Dinas terkait cepat, maka penanganan keluhan juga otomatis bisa tertangani tanpa menunggu terlalu lama.

Baca Juga :  Gugatan kepada Megawati : Ragukan keberpihakan pada "wong cilik"

Bila ada keluhan yang masih sulit dipahami, maka Tim akan mempelajari lebih dulu keluhan tersebut. Namun bila masih ada saja keluhan SMS yang memuat problem sama lagi, maka Ahok tak segan-segan menegur bawahannya.

“Biasanya kalau orang kembali SMS lagi, saya sudah tau berarti (SKPD terkait) gak benar. Dia gak melakukan penangangan. Kalau nggak ditangani ya kita tegur,” pungkas Ahok.
(erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button