Home / Populer / Andrey: Hak Rakyat Dicabut Wakil Rakyat di DPR

Andrey: Hak Rakyat Dicabut Wakil Rakyat di DPR

Bagikan Halaman ini

Share Button

Andrey

 

MORAL-POLITIK.COM- Penetapan RUU Pilkada yang dilakukan DPR RI semalam, Jumat (26/09), merupakan keputusan dari DPR yang tidak pro-rakyat. Dengan hasil voting seperti itu yang mengesahkan RUU Pilkada maka hak demokrasi rakyat seperti dicabut oleh wakil-wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat.

Andrey, warga Kota Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) kepada media ini, Jumat (26/9/2014) menuturkan bahwa dari awal dirinya sebagai warga negara berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat mengambil sikap untuk menunda pengesahan RUU Pilkada, karena hak rakyat untuk menentukan pemimpin mereka dicabut juga oleh wakil rakyatnya di Senayan, Jakarta.

Model pilkada, katanya, seharusnya tidak boleh diubah karena tidak berbasis Pancasila terutama sila keempat.

Penyelenggaran pilkada tidak semata-mata mengacu undang-undang maupun kekuasaan legislatif, tambahnya, tetapi lebih pada implementasi karakter Pancasila pada setiap penyelenggara negara.

Perbedaan pandangan antara rakyat dengan DPR, diyakininya bakal mempersulit para penyelenggara negara dalam implementasi tugas, sekaligus rakyat bisa berasumsi bahwa DPR tidak punya karakter sebagaimana diharapkan masyarakat yang mengusungnya ke Senayan.

(nyongky)

Baca Juga :  Tak Mungkin Jokowi Capres Melalui Konvensi Partai Demokrat

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button