Home / Sport / Daniel Hurek: Tidak Etis DPRD Ribut Soal Pembelian Bus

Daniel Hurek: Tidak Etis DPRD Ribut Soal Pembelian Bus

Bagikan Halaman ini

Share Button

hurek

 

MORAL-POLITIK.com- Rencana pengadaan mobil jenis bus dari pemerintah Kota Kupang yang menjadi polemik di kalangan DPRD Kota Kupang, ternyata tidak menjadi polemik bagi semua Anggota DPRD Kota Kupang. Khususnya bagi Fraksi Kebangkitan Indonesia yang ternyata tidak mempolemikan pengadaan mobil bus bagi anggota DPRD.

Hal itu diakui salah satu anggota Fraksi Kebangkitan Indonesia Daniel Hurek (DH), kepada wartawan di Kantor DPRD Kota Kupang, Kamis (04/09/2014).

Menurutnya, sesuai aturan, mobil dinas hanya wajib diberikan kepada pimpinan DPRD di masing-masing wilayah. Sedangkan anggota DPRD tidak wajib mendapat fasilitas berupa mobil dinas. Terkait polemik yang saat ini sedang marak, ia mengaku sangat tidak etis kalau anggota DPRD mempolemikan rencana pemerintah tersebut.

“Kita lihat dulu aturan apakah membolehkan atau tidak. Sangat tidak etis kalau tidak ada aturan yang mewajibkan anggota DPRD mendapat fasilitas mobil dinas, terus kita mempolemikan pernyataan Walikota Kupang Jonas Salean (JS) dengan berbagai komentar yang seolah-olah ada aturan bahwa anggota DPRD harus mendapat mobil dinas dengan kriteria ini itu. Seharusnya DPRD bersyukur karena pemerintah mengeluarkan kebijakan yang melanggar aturan  untuk pengadaan mobil dinas DPRD,” kata DH.

Dirinya mengaku, sejak tahun 2004, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melarang semua anggota DPRD yang berasal dari PKB menerima fasilitas mobil dinas dari pemerintah meskipun hanya pinjam pakai. Larangan tersebut masih berlaku hingga saat ini, dan kami sebagai anggota DPRD Kota Kupang tidak akan menerima fasilitas mobil dinas meskipun hanya dipinjamkan oleh pemerintah Kota Kupang.

(nyongky)

 

 

Baca Juga :  Walikota Kupang Resmikan Arena Ketangkasan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button