Home / Sport / Delapan Mobil Dinas mantan DPRD Kota Kupang telah dikembalikan

Delapan Mobil Dinas mantan DPRD Kota Kupang telah dikembalikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

sidang-paripurnaFoto : Ilustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.com- Kepala Sub Bagian Perlengkapan, Bagian Umum Setda Kota Kupang, Ray Soka mengatakan, sampai hari ini, baru sebanyak Delapan mobil dinas, dari total 27 mobil dinas milik Pemerintah Kota Kupang yang dipinjam pakai oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kupang periode 2009-2014, dikembalikan dan dibuat berita acaranya.

Menurut Ray Soka, pengembalian mobil dinas itu merupakan bentuk niat baik dari Anggota DPRD Kota Kupang, karena dilakukan sebelum adanya surat penarikan mobil pinjam pakai tersebut oleh Pemerintah Kota Kupang.

Delapan mobil dinas pinjam pakai yang telah dikembalikan oleh Anggota DPRD periode 2009-2014 itu antara lain, milik Jhon Seran, Soleman Kette, Adrianus Talli, Frans Fanggi, dan Peter Herewila, Mochtar Latief Koso, Mexi Pello.

Dia mengatakan, terkait penggunaan mobil dinas yang telah dikembalikan dewan,  masih menunggu petunjuk dari pimpinan tertinggi, yakni Walikota Kupang Jonas Salean (JS), sesuai aturan yang tercantum pada Peraturan Pemerintah Nomor 06 Tahun 2006, dan tindak lanjut dari Permendagri Nomor 17, serta Peraturan Daerah Kota Kupang Nomor 15.

Selain itu, hal tersebut juga dilakukan berdasarkan aturan baru, yakni Peraturan Nomor 27 Tahun 2014, yang menyatakan bahwa Walikota sebagai pemilik barang milik Daerah, Sekda sebagai pengelola, dan SKPD sebagai pengguna. Sehingga, untuk menggunakan mobil dinas tersebut menjadi keputusan Walikota Kupang JS.

Dirinya mengharapkan, Anggota DPRD yang belum mengembalikan mobil pinjam pakai milik Pemerintah tersebut, dapat segera mengembalikannya.

“Jika nantinya surat permintaan penyerahan mobil dinas itu telah dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Kupang, maka seluruh anggaota DPRD yang masih menggunakan mobil dinas tersebut harus segera dikembalikan, karena jika tidak dikembalikan maka akan diberi surat peringatan, dan bila sampai tiga kali peringatan belum juga dikembalikan, akan dilakukan penarikan secara paksa oleh pemerintah melalui Satuan Polisi Pamong Praja,” pungkas dia.

Baca Juga :  Perlu Strategi Cemerlang Tingkatkan Mutu Pendidikan

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button