Home / Populer / DPRD Kota Kupang Terima Masukan Warga Kelapa Lima…

DPRD Kota Kupang Terima Masukan Warga Kelapa Lima…

Bagikan Halaman ini

Share Button

klFoto : Ilustrasi warga di Kelapa Lima

 

 

MORAL-POLITIK.com- Anggota DPRD Kota Kupang, Dapil Kecamatan Kota Lama dan Kelapa Lima, Rabu (10/9/2014) kemarin melakukan reses ke Kecamatan Kota Lama. Reses tersebut digelar di Kantor Camat Lama. Reses tersebut diikuti anggota DPRD Kota Kupang dapil tersebut masing-masing Zeyto Ratuarat, Benyamin Moses Mandala, Abidin Aklis, Mauritz A. Kalelena, Agnes Bota Dehaan-Hayon, Melkianus Bale, Adrianus Talli, Theodora Ewalde Taek, Mohammad K. Gudban, Jabir Marola dan Nithanel Pandie.

Adrianus Talli saat tatap muka dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, Camat Kota Lama, Pah B. S. Mesakh
dan para lurah menyebutkan, DPRD membuka diri untuk menerima semua masukan, dari konstituen, untuk diperjuangkan.

“Kita buka diri untuk perjuangkan kepentingan masyarakat,” kata dia.

Disebutkan, DPRD memiliki tiga  fungsi. Fungsi itu antara lain,  pengawasan, anggaran dan legislasi. Fungsi pengawasan yakni mengawasi setiap program dan kegiatan yang dijalankan pemerintah. Sedangkan fungsi anggaran yakni, membahas anggaran bersama pemerintah, baik itu belanja langsung maupun tidak langsung. Sedangkan fungsi legislatif adalah, membahas dan menetapkan Perda bersama pemerintah. Berdasarkan tiga fungsi itu, pihaknya akan berusaha untuk memperjuangkan setiap aspirasi untuk dianggarkan, dan kemudian mengawasi agar semua berjalan dengan baik.

Reses yang dilaksanakan katanya, merupakan upaya untuk mendapatkan aspirasi, untuk kemudian dirangkum semua hasil reses, untuk disampaikan kepada pemerintah. Saat ini tambahnya, terjadi ketimpangan dalam anggaran dimana belanja langsung 35 persen dan belanja tidak langsung 60 persen, yang didalamnya termasuk gaji PNS.

Anggota DPRD lainnya, Melkianus Bale menuturkan bahwa pihaknya akan terus memaksimalkan kinerja, dengan mengutamakan pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, lampu jalan maupun sarana dan prasarana lainnya. Semua masukan dan aspirasi ini tambahnya, akan diupayakan secara bertahap, karena PAD Kota Kupang baru mencapai Rp 83 miliar dan akan naik menjadi Rp 100 miliar pada tahun 2015 mendatang.

Baca Juga :  3 Artis Dihadirkan di Sidang Lanjutan Prostitusi Online

Senada, anggota DPRD Kota, Ewalde Taek mengemukakan, masa tugas DPRD periode ini, diawali dengan reses. Diharapkan, warga terus membangun komunikasi dengan pihaknya, agar bisa diperjuangkan, dan tentunya tidak sekali jadi.

Benyamin Moses Mandala juga mengemukakan hal senada. DPRD Kota Kupang, akan terus berupaya secara maksimal, agar pembangunan di Kecamatan Kota Lama dan Kelapa Lima berjalan dengan baik dan merata. Dia juga menawarkan tenaganya untuk melatih sablon, bagi para pemuda setiap kelurahan, pada dua kecamatan tersebut.

Monika Siokain, warga Kelurahan Tode Kisar mengangkat soal  beasiswa yang belum terealisasi, padahal sudah mengisi formulir beasiswa. Mendapat pertanyaan itu, Mauritz Kalelena mengemukakan, saat ini sedang diupayakan ke pusat. Data-data yang ada akan menjadi dasar diperjuangkan beasiswa di DPR RI. Anggota LPM Fatubesi, Mateus Male mengungkapkan, rumah MBR sudah diusulkan, tapi belum direalisasikan. Terhadap hal itu, Adrianua Talli menjelaskan, pihaknya akan memperjuangkan aspirasi ini, dengan menyampaikan kepada pemerintah, agar rumah MBR bisa terealisir. Tidak saja itu, nanti lampu jalan didorong agar segera dipasang lima unit setiap kelurahan, karena anggaran sudah ditetapkan.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button