Home / Sport / Ernawati Lado: Kami Bakal Dikirim ke Singapura

Ernawati Lado: Kami Bakal Dikirim ke Singapura

Bagikan Halaman ini

Share Button

ilusiIlustrasi

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Ernawati Lado (20), calon TKW asal Sumba Barat yang turut disekap mengatakan, dirinya direkrut PT Total Data Persada yang berkedudukan di Kota Kupang, dan dijanjikan akan dikirim ke Singapura. Saat perekrutan, kepadanya dikatakan hanya akan berada di tempat penampungan selama dua atau tiga hari.

“Tapi ternayata sudah tiga minggu kami ditampung, bahkan semua aktivitas kami hanya di dalam kompleks yang dipagari tinggi, seshingga karena tidak bertahan sehingga ada yang sakit,” kata dia lebih lanjut.

Selama disekap di tempat itu, jatah makan yang diberi dalam sehari hanya dua kali. Bahkan, saat ada diantara mereka bertengkar, ada petugas yang menjaga mereka memanggil dan meneriaki dengan bahasa kasar seperti babi dan anjing.

Serly Dodo (21), juga berasal dari Sumba mengaku, selama disekap di penampungan tersebut, dia bersama teman-teman tidak dizinkan keluar. Akibat bau pengap di dalam tempat penampungan, menyebabkan dirinya bersama teman-temannya sakit.

Selain itu, tambahnya, makanan yang diberi di tempat penampungan hanya dua kali sehari, sehingga mempenagruhi kondisi mereka mudah terkena penyakit.

“Kami sangat berterimah kasih atas pihak yang telah membawa kami ke rumah sakit untuk pemeriksaan,” kata dia.

Bripol Uci dari Polda NTT yang ikut bersama dalam pemeriksaan tersebut mengatakan, untuk sementara kepolisian belum bisa mengambil tindakan dalam persoalan yang dihadapi oleh para calon TKW yang ditampung selama tiga minggu oleh perusahan perekrut tersebut. Namun, tingkat pengawasan terhadap perusahan akan terus dilakukan kepolisian.

Wakil Wali Kota Kupang Hermanus Man saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut di gedung Dewan Kota kemarin mengatakan, masalah tersebut akan di-cross chek Pemkot di Nakertrans keberadaan perusahaan tersebut. Apalagi, tenaga kerja yang direkrut menurut informasi telah dipalsukan idetitas mereka.

Baca Juga :  Kegiatan Pamsimas di Barat Laut Tak Optimal

“Kami akan lakukan pengecekan dulu, guna bisa tahu jelas asal-usul perusahan dan juga bagimana identitas mereka yang ditampung itu,” pungkas dia.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button