Home / Populer / HM: “Gubernur bertele-tele, Pemkot Siapkan Jurus Baru”

HM: “Gubernur bertele-tele, Pemkot Siapkan Jurus Baru”

Bagikan Halaman ini

Share Button

hmHM

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Wakil Walikota Kupang, Hermanus Man (HM) mengaku pemerintah Kota Kupang tidak akan mengambil paksa Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang dan menunggu keputusan Gubernur NTT Frans Lebu Raya (FLR) soal sengketa PDAM yang tengah dipolemikan antara pemerintah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

“Sebenarnya kalau mau diambil paksa kami bisa melakukan itu karena aturan memungkinkan untuk pemkot mengambil alih aset. Namun sebagai kabupaten induk, kami menghargai Kabupaten Kupang sebagi ibu kandung dari pemerintah Kota Kupang sehingga pemkot hanya menunggu keputusan Gubernur NTT,” sebut HM di Kantor Walikota Kupang, Kamis (25/04/2014).

HM mengatakan, ada etika pemerintahan yang harus ditaati sehingga pemkot tidak mungkin mengambil alih PDAM. apa yang menjadi keputusan Gubernur, Pemkot siap menerimanya, asal keputusan itu turun secepatnya. Kalau bertele-tele seperti ini, pemkot akan siapkan konsep baru untuk penyelesaian masalah PDAM.

Menurutnya, masalah antara Pemkot Kupang dan Pemkab Kupang ini sebenanrnya tidak usah dipolemikan kalau Pemkab Kupang mau menyerahkan pengelolaan kepada Pemkot Kupang. Kalau PDAM dikelola oleh Pemkot Kupang, maka pihak Kabupaten tinggal duduk diam dan menerima bagi hasil saja serta mereka tidak perlu repot mengurusnya.

“Mereka tinggal menghitung biaya berapa banyak biaya yang dikeluarkan maka akan digantikan. Segala hutang piutang, caci maki pelanggan akan ditanggung sendiri oleh pemerintah Kota Kupang. Pemkab kupang hanya tinggal menunggu hasil yang diperoleh selama setahun dipotong biaya gaji pegawai, biaya operasional . Sisa dari itu akan dibagi antara pemkot dan pemkab Kupang,” katanya.

HM mengaku jika persoalan yang ditangani oleh Gubernur NTT berjalan lama dan bertele-tele, pemkot akan menyiapkan langkah baru soal polemik PDAM.
(nyongky)

Baca Juga :  Terdakwa Maksi Lian tertunduk lesuh di persidangan

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button