Home / Populer / Idrus Marham buka-bukaan soal Alasan KMP Dukung Pilkada via DPRD

Idrus Marham buka-bukaan soal Alasan KMP Dukung Pilkada via DPRD

Bagikan Halaman ini

Share Button

idrusIdrus Marham

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Sidang Paripurna DPR akhirnya memutuskan Pilkada lewat DPRD yang tertuang pada UU Pilkada. Adalah kubu Koalisi Merah Putih (KMP) yang mendambakan hal itu terjadi.

Koordinator KMP Idrus Marham dengan bangga menjelaskan alur pikir yang menjadi landasan pilihan mereka. Dia mengatakan bahwa masa transisi harus diakhiri.

“Jadi menurut kami transisi harus diakhiri. Dengan apa? Dengan penataan sistem politik, yaitu mengembalikan Pilkada lewat DPRD seperti dulu lagi,” katanya saat berbincang di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Jumat (26/9/2014) malam.

Melansir detik.com, Pasal 18 ayat 4 UUD 1945 hasil amandemen menjadi landasan konstitusi mereka. Menurut KMP, demokrasi sah-sah saja dilakukan secara tidak langsung. Sila keempat Pancasila pun dikutip dalam penjelasan dia.

“Secara sosiologis kami memandang kalau pilkada langsung berpotensi menimbulkan konflik horisontal sehingga merusak tatanan sosial dan moral bangsa. Sehingga format ideal bagi kami adalah pilkada DPRD atau tidak langsung,” tambahnya.

Tafsir konstitusi KMP rupanya berbeda dengan Presiden SBY soal fungsi dan tugas DPRD. Menurut dirinya, DPRD merupakan mandataris rakyat dan rakyat tak memberi mandat untuk memilih kepala daerah.

“Dan dalam undang-undang yang mengatur peran, tugas, fungsi dan wewenang, apakah undang tahun 2004, dan saya pikir Undang-undang Pemda yang baru yang akan terbit tahun ini juga tidak secara eksplisit memberi kewenangan itu kepada DPRD. Dari mana power DPRD tiba-tiba memilih gubernur, bupati dan wali kota? Yang rakyat pahami memilih mereka semua secara langsung,” ujar Presiden SBY dalam wawancara Suara Demokrat bertema ‘Tanggapan SBY Atas Hasil Voting DPR RI Tentang RUU Pilkada’ yang diunggah ke YouTube, Jumat (26/9/2014).

Baca Juga :  Agenda 3 Komisi DPRD Kota Kupang Stuba ke Denpasar dan Jakarta

(erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button