Home / Populer / Ini kata Yulius Bali Ate soal Sepakbola Wanno Ritta Cup I

Ini kata Yulius Bali Ate soal Sepakbola Wanno Ritta Cup I

Bagikan Halaman ini

Share Button

lius

Pdt. Yulius Bali Ate

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Pdt. Yulius Bali Ate (YBA) menuturkan, jemaat yang baru mekar Wanno Rita, mekar dari GKS Ombarade pada 6 Maret 2014 lalu, membuat kegiatan dalam menyambut hari reformasi yaitu Sepakbola Wanno Ritta Cup I.

“Kami merencanakan meminta bantuan pemerintah Sumba Barat Daya (SBD) untuk melakukan perbaikan kondisi lapangan tempat bertanding, akan tetapi kami sadar bahwa pemerintah transisi saat ini masih ada hal yang dikerjakan, maka kami dari GKS Wanno Ritta dengan cara swadaya jemaat dan masyarakat sama-sama bekerja memperbaiki kondisi lapangan tersebut,” kata YBA di SBD, Senin (22/9/2014).

Jumlah club yang berpartisipasi dalam pertandingan ini sebanyak 16, kata YBA. Pertandingan pertama usai acara pembukaan pada petang tadi adalah  GKS MATA melawan  GKS OMBARADE. Hasil pertandingannya 1:1.

YBA menjelaskan bahwa tujuan penyelenggaraan pertandingan sepakbola ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan sportifitas generasi muda agar lebih giat lagi berolah raga. Selain itu, tambah dia, untuk menjalin kerukunan antar umat beragama, karena turnamen ini dibuka secara umum dengan melibatkan keyakinan Katholik, Islam, dll. Dan, sambung dia, untuk mencari pemain SBD, karena membutuhkan pemain andalan di daerah. Serta, pungkas dia, karena kami baru mandiri, untuk mebangkitkan jiwa pemuda-pemudi, dan mebangkitan semangat kebersamaan antara pemuda gereja.

“Turnamen ini direncanakan berlangsung selama 22 hari terhitung hari ini,” pungkas YBA.

Sebelumnya, media ini mewartakan, Bupati Sumba Barat Daya Markus D.Talu (MDT) membuka dengan resmi pertandingan sepak bola GKS Wano Ritta Cup, Senin (22/9/2014) di Lapangan Omba Rade-Wejewa Tengah Enos Eka Dede.

“Kegiatan ini sangat bagus, apalagi melibatkan dari luar GKS. Kegiatan sepakbola di Wejewa pada umumnya sangat bagus, dengan kegiatan ini dapat membangkitkan semangat anak-anak muda bisa tuangkan hobby-nya bermain bola, terlibat kegiatan gereja,” kata MDT.

Baca Juga :  Hendropriyono dipertanyakan, Ini kata Tim Transisi Jokowi-JK

MDT menuturkan, kegiatan sepakbola oleh gereja selama ini hampir sudah tidak ada, dan GKS Wannorita mengangkat kembali acara ini yang gereja terlibat dalam sepakbola.

“Untuk sepakbola, kedepan jangan hanya kecamatan di Wejewa saja atau gereja di Wejewa saja, tapi dari kecamatan lain di Kabupaten Sumba Barat Daya, luar Sumba Barat Daya terlibat dalam acara sepakbola ini. Karena dengan sepakbola kita dipersatukan, saling mengenal antara satu sama lain, dan bergembira,” tegas MDT.

Kedepan, sambung MDT, pemerintah akan memikirkan pembangunan lapangan di SBD. Jangan kita pakai tenda lagi, kalau bisa kita maju untuk memakai tribun.

MDT juga menghimbau, jangan bicara lagi tentang kemarin yang ada permasalahan. Karena sudah dilantik, maka mari kita sama-sama membangun SBD. Tidak adalagi pendukung Konco, MDT-DT dan Manis. Karena SBD sama kita cintai, dan kita sama membangun SBD lebih baik dari kemarin.

“Kabupaten SBD  ini milik kita semua yaitu Wejewa, Kodi dan Loura,” pungkas MDT.

(Yushe Dunga)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button