Home / Populer / Jojo: UU Pilkada Cederai Demokrasi Indonesia

Jojo: UU Pilkada Cederai Demokrasi Indonesia

Bagikan Halaman ini

Share Button

) jojo)Jojo

MORAL-POLITIK.COM- Jojo, warga Kota Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) punya pandangan tersendiri terkait UU Pilkada yang ditetapkan oleh DPR RI beberapa hari lalu.

Kepada media ini di Kota Kupang, Jojo menuturkan bahwa pengesahan UU Pilkada yang memuat pemilihan kepala daerah melalui DPRD, telah mencederai demokrasi yang tertanam pada bangsa Indonesia.

Dengan pengesahan itu, katanya, sudah merupakan start babak Orde Baru jilid II dimulai. Pilkada melalui DPRD ini membuat pemimpin semakin menjauh rakyatnya, karena kepala daerah yang terpilih hanya akan sibuk memenuhi syarat transaksi dengan DPRD.

Jelas, pengesahan undang-undang ini, tambahnya, membuat kami warga Indonesia sangat kecewa. Undang-undang itu tidak hanya menyakiti hati rakyat, tetapi  hak suara dirampas oleh negara. Bahkan, pengesahan UU Pilkada ini telah membunuh iklim demokrasi di Indonesia.

Selanjutnya, katanya, agar masyarakat lebih aktif dan peduli mengingat wakil rakyat serta partai mana saja yang telah menghilangkan hak berpolitik warga memilih kepala daerah, sehingga hal itu dapat menjadi pelajaran agar wakil rakyat itu tidak dipilih kembali pada pemilihan umum legislatif mendatang.

“Catat nama partai mereka dalam sejarah, agar anak cucu kita tahu siapa saja nama orang yang telah membunuh demokrasi yang dibangun di atas genangan darah dan keringat rakyat. Mahasiswa harus bangkit, karena harus ada gerakan secara konstitusi dan moral pressure. Saya harap apa yang terjadi pada tahun 1998 (kerusuhan-reformasi) tidak terulang kembali,” tambahnya.

(nyongky)

Baca Juga :  Polri tangkap pemilik akun Facebook yang edit foto Jokowi

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button