Home / Populer / JS: Kepala Daerah Hanya Urus Dewan, Tidak Urus Rakyat

JS: Kepala Daerah Hanya Urus Dewan, Tidak Urus Rakyat

Bagikan Halaman ini

Share Button

yeskiel ludoIlustrasi Pelantikan Pimpinan Sementara DPRD Kota Kupang

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Terkait ditetapkan UU Perubahan Pemilukada Langsung menjadi Pilkada Tidak Langsung, Wali Kota Kupang Jonas Salean (JS)  mengaku keputusan itu hanya akan menguntungkan DPRD, dan pemerintah akan lebih fokus pada DPRD ketimbang rakyat. Pasalnya, kalau DPRD yang memilih kepala daerah, maka perhatian pemerintah umumnya akan tertuju ke DPRD.

“Dengan sudah di tetapkan RUU Pilkada, kepala daerah dipilih oleh DPRD bukan oleh rakyat, maka itu hal yang sangat enak bagi kepala daerah karena hanya mengurus dewan, dan tidak mengurus rakyat,” kata JS kepada wartawan usai acara pelantikan ketua dan wakil ketua defenitif DPRD Kota Kupang di kantor DPRD Kota Kupang, Selasa (30/9).

“Kita hanya urus dewan saja tidak perlu urus rakyat. Karena kalau kita turun ke rakyat  tidak ada  program yang dijanjikan lagi kepada rakyat. Siapa yang mau berjanji soal program kalau DPRD tidak setuju, wibawa kita sebagai kepala daerah akan jatuh dimata masyarakat. Penetepan UU Pilkada tidak menguntungkan bagi rakyat,” katanya lagi.

JS mengaku, program-program inovasi yang selama ini sudah berjalan di mayarakat, tidak bisa berjalan kalau DPRD tidak lagi menyetujuinya, karena dengan pemilihan langsung kepala daerah oleh DPRD maka tentunya kepala daerah adalah bawahan dewan, sehingga semua keputusan ada di mereka.

(nyongky)

“Sesuai UU 32, eksekutif dan legislatif merupakan mitra sejajar yang tidak saling membawahi, namun dengan sudah berlaku RUU Pilkada, kepala daerah dipilih oleh dewan maka tidak ada mitra sejajar lagi. Namun berkaitan hal itu, seluruh kepala daerah dan seluruh asosiasi pemerintah kota serahkkan pakar hukum untuk melakukan gugatan,” pungkas JS.

Baca Juga :  Buat apa nanti dipilih buat gusur-gusur doang?

(nongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button