Home / Sport / Kegiatan Bongkar Muat Sebaiknya Diatur Melalui Perda

Kegiatan Bongkar Muat Sebaiknya Diatur Melalui Perda

Bagikan Halaman ini

Share Button

ratuLivinstone Ratu Kadja

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Dinas Perhubungan Kota Kupang, diharapkan menghentikan Kegiatan bongkar muat  yang tidak teratur masih saja dilakukan sejumlah pengusaha toko swalayan, super market  pada lokasi yang terdapat jalan-jalan protokol di pusat Kota Kupang.

“Kegiatan bongkar muat Harus ditindak sesuai aturan, tidak boleh dibiarkan berlarut – larut sebab  bongkar muat kendaraan yang tidak diatur secara baik menjadi salah satu utama penyebab kemacetan di kota ini,” kata anggota DPRD Kota Kupang asal Partai Amanat Nasional (PAN), Livinstone Ratu Kadja kepada wartawan di Kantor DPRD, Kamis (18/9) kemarin.

Menurutnya, infastruktur jalan yang ada sudah tidak bisa lagi memampung jumlah kendaraan yang ada.Sehingga proses bongkar muat barang dalam kota ini jika tidak diatur secara baik masalah kemacetan tidak bisa teratasi.

“Bongkar muat disarankan paling bagus dilakukan pada malam hari  sehingga arus lalulintas bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia mengatakan, dengan kondisi seperti ini sudah saatnya pemerintah merancang aturan lewat perda dan perwali, untuk mengatur jam masuk dan jam bongkar muat bagi kendaraan-kendaraan besar. Jika tindakan penertiban tanpa melalui regulasi, akan menimbulkan masalah baru.

“Sebaiknya dibuat perda untuk mengatur masuk keluarnya kendaraan berat untuk melakukan bongkar muat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Yogerens Leka mengatakan,sebagai instansi terkait yang memilki tanggungjawab dalam menata masalah kemacetan dikota ini,dan sering menjadi sorotan masyarakat, maka Dishub akan melakukan penertipan truk barang yang membongkar muat barang pada jam ramai. Toko bangunan tak boleh membongkar muat pada jam-jam padat.

“Bahkan ada toko bangunan yang menumpuk bahan bangunan sepertisemen sampai ke daerah milik jalan,” katanya.

Baca Juga :  DPW NU NTT Gelar Buka Puasa Bersama

Selain itu juga, katanya,Dishub akan melakukan penertipan travel dan pick up yang beroperasi dari luar kota dan masuk sampai di dalam kota dan memuat penumpang. Karena itu, Dishub Kota telah mengeluarkan undangan untuk rapat pada Kamis (18/9) lalu, yang melibatkan Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaen Kupang, Dishub Provinsi NTT.
(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button