Home / Populer / Konsep Jusuf Kalla soal Prioritas di Bidang Hukum

Konsep Jusuf Kalla soal Prioritas di Bidang Hukum

Bagikan Halaman ini

Share Button

jk

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Wakil presiden terpilih, Jusuf Kalla berkomentar soal prioritas hukum dalam pemerintahannya bersama Jokowi selama 5 tahun ke depan. Menurut dia, saat ini Indonesia sudah memiliki undang-undang yang cukup.

“Tinggal melaksanakan pelaksanaannya,” ujar Kalla, usai menghadiri acara pembubaran 26 kelompok kerja (pokja), di kantor transisi, Jalan Situbondo 10, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/9/2014) malam.

Melansir kompas.com, Kalla mengatakan, pelaksanaan hukum itu bisa melalui pemberantasan korupsi, atau melalui pendisiplinan masyarakat. Yang terpenting, kata dia, semua pelaksanaan tersebut harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

Kalla juga mengatakan akan melakukan komunikasi dengan para penggiat hukum untuk melakukan koordinasi. “Pada waktunya iya,” katanya.

Saat ditanya apakah pengadilan hak asasi manusia akan dijadikan prioritas dalam pemerintahan Jokowi-JK, Kalla mengatakan hal tersebut sudah diatur oleh undang-undang.

Sebelumnya diberitakan, untuk acara pembubaran 26 kelompok kerja (pokja) di kantor transisi, dua buah tenda berukuran sedang berdiri di pelataran kantor transisi dan jalan di depannya.

Warna merah dan putih mendominasi warna kedua tenda. Di dalamnya, telah disediakan aneka makanan dan minuman bagi para undangan.

“Ini disiapkan untuk acara pembubaran 26 Pokja tim transisi. Acaranya akan diisi dengan pemberian piagam kepada perwakilan 26 Pokja itu,” ujar Deputi tim transisi Andi Widjajanto kepada Kompas.com.

Ketua tim transisi Rini Soemarno mengatakan, pemberian piagam kepada perwakilan Pokja itu dilakukan oleh Jokowi dan didampingi oleh Jusuf Kalla. Pemberian piagam itu merupakan tanda terima kasih kepada Pokja atas kerja-kerja selama ini.

“Mereka sudah memberikan masukan serta alternatif, apa yang harus dilakukan ke depan oleh Jokowi-JK. Kami merasa perlu bertemu dan berterima kasih,” tambahnya lagi.

(erny)

Baca Juga :  Konspirasi Licik Terhadap Si "Anggrek Liar" Bunda Putri

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button