Home / Populer / Kota Kupang: Warga Keluhkan Pengangkutan Sampah Tidak Merata

Kota Kupang: Warga Keluhkan Pengangkutan Sampah Tidak Merata

Bagikan Halaman ini

Share Button

sampah_di_kota_kupang_(3)Sampah di Kota Kupang

 

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Warga Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) keluhkan soal pengangkutan sampah oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang yang tidak merata di semua wilayah. Pasalnya, pelaksanaan pengangkutan sampah di wilayah tersebut tidak dilakukan di semua tempat.

Hal ini dikatakan salah satu warga Rt 24.Rw 06, Hafny Tefbana kepada wartawan saat ditemui di kediamannya, Senin (29/9/2014) kemarin.

Menurutnya, pengangkutan sampah hanya dilakukan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Rt 01 Rw 01 yang berdekatan dengan Sekolah Dasar Impres Liliba, sedangkan sampah yang dikumpulkan masyarakat di halaman masing dan beberapa TPS yang berada di dalam gang-gang tidak pernah diangkut.

“Kelurahan Liliba sangat besar, dan penduduknya sudah mencapai belasan ribu. Kalau pengakutannya hanya pada satu titik maka penumpukan akan terus terjadi,” katanya.

Setiap bulanya warga selalu dibebani dengan pembayaran sampah sebesar Rp.2.500 rupiah, tambahnya, hingga saat ini pada saat pembayaran rekening  air PDAM di kantor Pos, tetapi sampah tidak pernah diangkut. proses pengangkutan sampah seperti ini, sangat membuat warga sangat kecewa. Padahal sarana prasarana (mobil ) pengangkutan sampah sudah sangat banyak, namun proses pengangkutan sampah hanya pada tempat-tempat tertentu saja.

“Kami sudah kesal dengan kondisi ini. Bahkan warga Liliba pernah sepakat untuk mengumpulkan uang untuk membeli sendiri mobil sampah, sedangkan pemerintah yang menyiapkan biaya operasional. Namun rencana itu gagal karena tidak ada kesepakatan dengan pemerintah. Kesal dengan kejadian itu, warga mulai membuang sampah secara sembarang di tempat-tempat kosong. Ada juga warga yang membuang sampah di kali liliba,” tambahnya.

Menurutnya, warga sangat berharap, pemerintah melalui instansi tekait dapat mengatasi keluhan warga Liliba yang sudah nyaman lagi dengan penumpukan sampah.

Baca Juga :  Jokowi akhirnya ingati PAN si 'Anak Nakal'...

Kepala Dinas Kebersihan, Obed Kadji yang dihubungi terpisah mengatakan, Dinas Kebersihan Kota Kupang saat ini mulai melakukan identifikasi daerah yang rawan sampah.

“Kami sementara melakukan identifikasi daerah yang dianggap rawan sampah sehingga dengan demikian kami bisa memberi prioritas dalam pengangkutan sampah,” tambahnya lagi kepada wartawan di Balai Kantor Wali Kota Kupang.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button