Home / Populer / Mafia Terminal Bayangan Oesapa Belum Bisa Dibuktikan

Mafia Terminal Bayangan Oesapa Belum Bisa Dibuktikan

Bagikan Halaman ini

Share Button

terminal-bayangan-oesapaTerminal Bayangan Oesapa

MORAL-POLITIK.COM- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kupang mengakui  belum memiliki bukti adanya mafia yang membekengi aktivitas di terminal bayangan Oesapa. Namun, Dishub akan terus berupaya untuk mengungkap mafia di terminal bayagan yang sudah berjalan cukup lama ini.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang Yogerens Leka di ruang kerjanya, Senin (15/9).

Menurutnya, travel liar yang masih terus beroperasi di sana maka akan terus berlangsung. Namun, jika nanti travel liar itu tak lagi beroperasi di sana, maka tidak ada lagi penagihan.

Dishub selalu mendapat sorotan sebagai kelemahan, sehingga erus membuka diri. Tanda larangan sudah dipasang agar tak lagi parkir di sana, namun masih terus berlanjut.

“Tapi kita ada satu langkah maju karena besok dua PPNS dilantik di Kementerian Hukum dan HAM dan diberi kewenangan memproses yang melanggar seperti parkir dan ditangkap tangan,” katanya.

Walau baru dua PPNS yang dilatik, namun diharapkan mereka dapat bertugas bertanggung jawab. Sehingga, jik ada yang parkir liar di sana, akan ditangkap dan diproses tanpa memandag siapa pemilik, karena jika tidak, akan mengorbankan masyarakat kecil. Penindakan, lanjutnya, dilakukan agar memberikan efek jera, dan tak lagi diulangi ke depan. Setelah dilantik, mereka akan langsung melakukan aktivitas memproses pelanggar yang ditangkap tangan.

Setiap keluhan yang masuk langsung ke Pemerintah Kota (Pemkot), dan terkesan Pemkot membiarkan, sehingga akan ditindak tegas untuk memberikan efek jera. Apalagi, jika ada laporan, tentu Wali Kota akan menanyakan kepada Dishub sebagai dinas teknis yang menanganinya.

Ditanya terkait adanya staf dinas yang membekingi aktivitas di sana, sejauh ini belum ada indikasi ke arah itu. Namun, jika ditemukan, akan diproses dan ditindak tegas, Sebagai aparat pemerintah harus menjadi contoh dan bertindak yag baik di tengah msyarakat.

Baca Juga :  Ini dia visi misi yang dijual Prabowo - Hatta

Dia mengatakan, selain menertibkan terminal bayangan, akan pula ditertibkan travel dan pick up yang beroperasi dari luar kota dan masuk sampai di dalam kota dan memuat penumpang. Karena itu, Dishub Kota telah mengeluarkan undangan untuk rapat pada Kamis (18/9) yang melibatkan Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaen Kupang, Dishub Provinsi NTT.

Dia mengatakan, pick up tak boleh memuat penumpang. Sudah diupayakan dengan berbagai cara, namun masih terus berlanjut. Sehingga, dalam pertemuan nanti ditawarkan kepada pihak yag mengeluarkan izin baik dari Dishub Provinsi NTT maupun Dinas Perhubungan dan Infokom Kabupaten Kupang, agar jika tetap beroperasi maka hanya diberikan kesempatan masuk kota dari pukul 21.00 Wita sampai pukul 05.00 Wita. Namun, jika opsi itu tak diterima, maka akan ambil lagkah menghentikan mereka di batas kota, dan diangkut oleh angkutan kota. Biar bawa penumpang antar sampai di situ.

Akan pula ditertibkan truk barang yang membongkar muat barang pada jam ramai. Toko bangunan tak boleh membongkar muat pada jam-jam padat.

“Bahkan ada toko bangunan yang menumpuk bahan bangunan seperti semen sampai ke daerah milik jalan,” pungkas dia.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button