Home / Populer / Mengapa Sistem Pilkada Lewat DPRD Harus Ditolak? (2)

Mengapa Sistem Pilkada Lewat DPRD Harus Ditolak? (2)

Bagikan Halaman ini

Share Button

suratFoto : Ilustrasi

 

 
MORAL-POLITIK.com- 2. Orang-orang Hebat Tak akan Terpilih. Masalah lain yang bisa timbul bila Pilkada lewat sistem perwakilan DPRD adalah calon yang diusung tak akan berkualitas. Sangat sulit menemukan orang-orang hebat seperti yang saat ini sudah muncul.

Menurut anggota Fraksi PDIP Eva Kusuma Sundari, sosok sekaliber Gubernur DKI Joko Widodo‎, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, atau juga sosok seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil) bakal tak muncul lagi bila lewat Pilkada DPRD.

Prognosis ini didasarkan atas catatan kelam indeks korupsi yang marak dilakukan politisi, dari tingkat pusat hingga daerah. Eva menjelaskan, Indonesia belum siap untuk menyelenggarakan Pilkada langsung karena praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) masih sering ditemui, tak terkecuali di tingkat DPRD yang digadang pihak Koalisi Merah Putih bakal menjadi ‘eksekutor’ Pilkada.

Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama juga mengungkapkan hal senada. Ahok menilai, dirinya tak akan terpilih bila digelar Pilkada lewat DPRD.

“Saya sih penginnya yang (Pilkada) langsung. Kalau (lewat) DPRD enggak akan pernah Ahok jadi kepala daerah dari dulu,” kata kader partai Gerindra itu. (bersambung)

(erny)

Baca Juga :  Penyambutan di Duren Sawit batal, KPK urung sita rumah Anas

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button