Home / Sport / Pabrik Readymix Diijinkan Beroperasi Sebulan Lagi

Pabrik Readymix Diijinkan Beroperasi Sebulan Lagi

Bagikan Halaman ini

Share Button

yinFoto : JS

 

 

MORAL-POLITIK.com- Setelah mendapat penolakan keras soal keberadaan Pabrik Readymix dari warga Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Alak, Kota Kupang, dan walikota Kupang Jonas Salean (JS) juga sempat meminta untuk menutup pengoperasian pabrik tersebut, namun pada akhirnya Pemkot Kupang mengijinkan pabrik readymix untuk kembali beroperasi selama sebulan.

Pengijinan operasi selama sebulan oleh pemerintah Kota Kupang setelah pihak kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyurati pemerintah Kota Kupang dan meminta agar pabrik readymix diijinkan untuk beroperasi sementara  memenuhi kebutuhan tiang pancang untuk kebutuhan pembangunan jembatan Petuk di Kelurahan Kolhua.

Demikian dikatakan Walikota Kupang JS kepada wartawan di Kupang, Senin (08/09/2014) di Kantor DPRD Kota Kupang.

JS mengaku, ijin yang diberikan oleh pemerintah Kota Kupang belum pasti, karena pihak pemerintah akan turun langsung memantau apakah pengoperasian dari pabrik readymix berdampak langsung pada masyarakat atau tidak. Pihak pembuat readymix memang telah berjanji untuk mengurangi dampak polusi dari pabrik itu. Namun pemerintah tidak serta merta percaya dengan ucapan dari pihak pembuat readymix.

“Kami akan turun memantau langsung operasi pertama setelah pemerintah menghentikan operasi pembuatan readymix pada bulan lalu. Wartawan juga boleh ikut memantau awal pengoperasian. Jika dalam pengoerasian ada polusi yang dihasilkan maka ijin selama sebulan bisa dicabut lagi karena saya tidak mau warga kota Kupang menderita karena keberadaan pabrik itu,” kata JS.

JS menuturkan, sebenarnya keberadaan readymix sangat dibutuhkan untuk percepatan pembangunan jembatan petuk. Pembangunan itu dibutuhkan masyarakat untuk perluasan jaringan akses jalan. Tetapi keselamatan warga yang lebih utama karena keberadaan pabrik berada ditengah pemukiman, sehingga pemerintah perlu melihat sisi mana yang baik untuk diputuskan.

Baca Juga :  Dasa Wisma Naikoten I Gelar Pasar Murah

“Ini seperti simalakama. Disatu sisi keberadaan pabrik itu membahayakan. Namun disatu sisi keberadaan pabrik itu sangat membantu. Kita lihat saja. Jika dalam pengoperasian polusi yang ditimbulkan berdampak besar maka kami akan melarangnya kembali beroperasi, tetapi kalau mereka bisa meredam polusi seperti yang disampaikan, maka pemerintah akan keluarkan ijin selama sebulan,” pungkas JS.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button