Home / Populer / Pengusiran Adian Napitupulu di Acara Jokowi, ini kata Paspampres

Pengusiran Adian Napitupulu di Acara Jokowi, ini kata Paspampres

Bagikan Halaman ini

Share Button

maafAsisten Intel Paspampres Kolonel Infantri Edmil Nurjamil dan Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu, saat menggelar konferensi pers di media center Jokowi-JK, Jalan Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2014).

 

 

MORAL-POLITIK.com- Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) meminta maaf kepada politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Adian Napitupulu, terkait insiden pengusiran dalam acara peluncuran single Slank bertajuk Indonesia WOW di Auditorium RRI, Senin (8/9/2014) kemarin.

“Kami sepakat untuk saling memahami. Kalau memang perbuatan anggota kami tidak menyenangkan bagi Pak Adian, kami minta maaf,” ujar Asisten Intel Paspampres Kolonel Infanteri Edmil Nurjamil saat digelarnya konferensi pers di media center tim Jokowi-JK, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2014).

Melansir kompas.com, selain permohonan maaf, Edmil mengatakan, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi Paspampres dalam melakukan tugas pengamanan, terutama selama masa pemerintahan presiden terpilih Joko Widodo. Menanggapi permohonan maaf tersebut, Adian mengatakan, ia telah sepakat untuk berdamai dan melupakan kejadian insiden pengusiran tersebut.

Namun, Adian mengatakan, seharusnya hal demikian tidak terjadi apabila Paspampres melakukan investigasi terlebih dahulu. “Seharusnya, itu bisa dicegah apabila Paspampres tidak salah mengidentifikasi orang,” ujar anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terpilih tersebut.

Adian juga mengingatkan kepada Paspampres agar mengerti bahwa presiden terpilih Joko Widodo berbeda dengan presiden-presiden sebelumnya. Menurut dia, Paspampres sebaiknya mengikuti permintaan Jokowi agar tidak membatasi pertemuan antara masyarakat dan presiden.

“Tugas Paspampres itu menjaga presiden, bukan menjauhkan rakyat dengan presiden,” kata Adian.

Sebelumnya diberitakan, Adian mendapat perlakuan yang kurang mengenakkan oleh anggota Paspampres saat menghadiri acara yang juga dihadiri oleh presiden terpilih Joko Widodo, Senin kemarin. Ia dipaksa untuk membuka jaket kulit yang dikenakan dan berakhir dengan pengusiran.

Baca Juga :  Peneliti ICW: Langkah Ahok Menarik Iuran bukan Diskresi

Padahal, sebelum masuk, ia sudah menjalani serangkaian pemeriksaan seluruh tubuh hingga tasnya.

(erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button