Home / Sport / Satpol PP kembali Amankan Ternak Liar

Satpol PP kembali Amankan Ternak Liar

Bagikan Halaman ini

Share Button

liar

 

MORAL-POLITIK.COM- Setelah pekan kemarin mengamankan 24 ekor Ternak Liar Babi dan Kambing milik warga yang dilepas dan berkeliaran bebas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kupang kembali mengamankan sepuluh ekor ternak liar  jenis yang sama milik warga pada Rabu (17/9) sore kemarin. Sehingga, saat ini terdapat 34 ekor Kambing dan Babi  milik warga yang masih diamankan di kantor Satpol PP.

Demikian dikatakan Kepala Satpol PP Thomas D Dagang kepada wartawan saat ditemui di Balai Kota Kupang, Kamis (18/9). Dagang mengatakan, 10 ekor kambing itu diamankan karena dibiarkan berkeliaran bebas oleh pemiliknya.

Setelah ditangkap, kambing-kambing tersebut diamankan di kantor sambil menunggu pemiliknya datang ke kantor untuk mengambilnya. Dia mengakui, ada pemilik yang sempat ke kantor untuk mengambil kambingnya, namun belum dapat dikembalikan karena masih dipelajari karena merupakan kambing liar dan karena belum membawa surat keterangan dari lurah setempat.

Dikatakannya, dari sejumlah kambing yang ditangkap itu, ada yang baru pertama kali ditangkap, namun ada pula yang sudah kali kedua ditangkap. Untuk yang baru pertama kali ditangkap, akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah mendapatkan surat keterangan dari lurah dan membuat surat pernyataan tidak akan melepaskannya lagi. Sedangkan untuk yang sudah kali kedua ditagkap, maka tidak akan dikembalikan lagi. Kalaupun nanti di kembalikan, tentunya ada pertimbangan-pertimbangan khusus.

Sesuai kesepakatan di tingkat kelurahan antara lurah dan warga pemilik ternak, jika ternak yang dilepas berkeliaran dan ditangkap apalagi kedua kali, maka tidak akan dikembalikan lagi. Karena itu, kambing yang diamankan tersebut jika diamankankan untuk kedua kalinya maka tidak dikembalikan lagi.

“Kambingnya kita piara saja. Untuk lelang akan dipikirkan kemudian jika memang perlu dilakukan, maka akan dilakukan pelelangan agar uang hasil penjualannya untuk daerah,” katanya.

Baca Juga :  TTU: Kapan Pemkab Perhatikan Terminal Kefamenanu?

Ditanya terkait tembak di tempat ternak milik warga yang dibiarkan berkeliaran, Dagang mengatakan, jika ternak yang berkeliaran dan buas, maka bisa ditembak di tempat. Namun, ke depan akan dibicarakan. Jika ada kesepakatan di tingkat kelurahan dan warga menyetujui adanya tembak di tempat ternak yang berkeliaran, maka tentunya ke depan akan dilakukan.

“Kita siap tembak di tempat, kalau sudah ada kesepakatan,” tegasnya.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button