Home / Populer / Warga Oesapa Menduga Ada Mafia Bekengi Terminal Bayangan

Warga Oesapa Menduga Ada Mafia Bekengi Terminal Bayangan

Bagikan Halaman ini

Share Button

TERMINAL BAYANGAN OESAPATerminal Bayangan di Oesapa

 

MORAL-POLITIK.COM- Disinyalir  Persoalan terminal bayangan di wilayah cabang Oesapa, Kota Kupang yang sulit diatasi, ada oknum tertentu yang membekengi di belakang, sehingga kendaraan angkutan masih memanfaatkan lokasi cabang Oesapa sebagai terminal bayangan untuk mencari penumpang.

“Kami  warga Oesapa sangat mengharapkan peran  DPRD Kota Kupang, agar dapat bersama-sama mengatasi masalah terminal bayangan di cabang Oesapa,” kata  warga Oesapa, Petrus Nifu saat DPRD Kota Kupang asal Dapil Kelapa Lima dan Kota Lama melakukan reses ke Kecamatan Kelapa Lima.

Dia mengaku, masalah terminal bayangan ini terkesan ada mafia, padahal masyarakat sudah sering angkat dalam setiap rapat di tingkat kecamatan maupun kelurahan. Namun hal ini belum juga dapat teratasi walaupun pihak kelurahan sudah mengahimbau.

“Bukan hanya kelurahan yang sudah memberikan himbauan, tetapi petugas kepolisian (Lantas) sudah pernah memberikan sanksi, namun setelah habis masa jaga, mereka  kembali beraktifitas lagi,” katanya.

Terpisah, anggota DPRD Kota Kupang, Ewalde Taek mengatakan, jalur tersebut merupakan jalan negara sehingga itu kewenangan Pemerintah Provinsi melalui Dinas Perhubungan Provinsi, maka itu perlu duduk bersama antara Pemerintah Kota dalam Dinas Perhubungan Kota dan Dinas Perhubungan Provinsi NTT untuk membicarakan dalam mencari solusinya.

Dia mengaku, masalah ini sebenarnya sudah diketahui Pemerintah Kota Kupang sejak lama, namun ada pembiaran, sehingga bisa saja disinyalir ada oknum tertentu yang bekengi. Untuk itu selain dorong Pemkot agar berkoordinasi, dewan juga akan mengumpulkan data dari warga di sekitar wilayah tersebut guna mengetahui siapa yang berada di belakang semua ini.

Sedangkan anggota dewan lain, Maurids A. Kalelena mengatakan, masalah terminal bayangan mengakibatkan terjadi kemacetan dan sering menimbulkan terjadinya Lakalantas, maka  Dinas Perhubungan Kota bersama Dinas Perhubungan Provinsi NTT yang punya wewenang membangun koordinasi dengan pihak kepolisian (Lantas) guna melakukan penertipan di lokasi tersebut.

Baca Juga :  PDIP nyatakan serang balik Prabowo

Sementara berkaitan dengan disinyalir ada oknum yang membekingi, katanya, perlu diselidiki lebih mendalam guna mencaritahu siap yang yang berada dibelakng ini semua. Tidak mungkin semuanya dipraduga. Untuk semua ini, kita serahkan dulu ke Pemkot.

“Sementara masalah tersebut diserhkan dulu ke pemerintah, sehingga jika tidak bisa teratasi,maka tentunya kita akan gunakan hak kami sebagai DPRD untuk melakukan investigasi guna membongkar semuanya sehingga masalah bisa teratasi,” pungkas dia.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button