Home / Populer / Ancaman Bom ini kagetkan JK…

Ancaman Bom ini kagetkan JK…

Bagikan Halaman ini

Share Button

bom

 

MORAL-POLITIK.COM- Wakil Presiden Jusuf Kalla kaget tiba-tiba mendapat laporan adanya ancaman bom setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Informasi tersebut didapat JK dari salah seorang pejabat Pusdalops Mabes Polri yang terhubung dengannya dalam teleconference di situation room, Gedung Binagraha, Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/11/2014).

Mulanya, pejabat Pusdalops berpangkat Komisaris Besar itu melaporkan soal aksi unjuk rasa yang terjadi pascakenaikan harga BBM. Polri menerima laporan sudah ada 49 aksi unjuk rasa terkait kenaikan harga BBM dan upah minimum pekerja.

Melansir kompas.com, massa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa di berbagai kota di Indonesia itu diperkirakan mencapai 48.800 orang. Sementara kekuatan personil yang diturunkan mencapai 15.186 personil.

“Untuk kejadian pidana kriminalitas semua seperti yang disampaikan, dalam keadaan bisa dikendalikan. Ancaman teror bom bisa diminimalisir,” ungkap perwira menengah itu.

“Ada ancaman bom?” kata JK terkejut.

“Ada pak, lewat telepon. Ada, masalah telepon kadang-kadang, Pak. Orang iseng dan segala macam,” jawab perwira itu.

Setelah itu, JK melanjutkan pertanyaannya soal rencana demonstrasi pada hari ini. JK kemudian dipaparkan informasi bahwa ada pemberitahuan 50-60 aksi unjuk rasa hari ini.

“Kalau ada apa-apa, Polri tegas saja. Karena begitu tidak tegas, dia akan kendalikan kita. Dia anggap itu terkendali karena kita tidak tegas. Kalau ada yang tutup jaln, pelanggaran, lempar itu juga pelanggaran,” imbuh JK.

Di dalam teleconference kali ini, JK didampingi Deputi Informasi dan Teknologi dari UKP4 Agung Harjono, Sekretaris Wapres M Oemar, serta pengusaha Sofyan Wanandi.

(erny)

Baca Juga :  Menanti hasil "Pertapaan" Ketum Partai Demokrat

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button