Home / Gaya Hidup / Mengenakan kebaya, Hari Ini Menteri Susi ‘Dikeroyok’ 7 Duta Besar

Mengenakan kebaya, Hari Ini Menteri Susi ‘Dikeroyok’ 7 Duta Besar

Bagikan Halaman ini

Share Button

susie

MORAL-POLITIK.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berpenampilan beda hari ini. Susi datang pukul 06.00 WIB mengenakan pakaian kebaya Jawa, dan setia naik mobil dinas Toyota Royal Saloon bernomor polisi RI-39.

Masuk ke ruang kerjanya di lantai 7 Gedung Mina Bahari, kantor pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di jalan Medan Merdeka Timur, Susi bergegas menyiapkan rapat dengan seluruh pejabat eselon I KKP. Tidak jelas apa yang dibahas, namun setidaknya Susi butuh waktu 1 jam untuk mengikuti rapat.

Usai rapat, yaitu pukul 08.00 WIB, Susi menerima kunjungan Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik. Pertemuan yang dilakukan selama 1,5 jam itu menghasilkan kerjasama pengembangan sektor perikanan budidaya di Indonesia.

Mengutip detik.com, Norwegia memberikan dana bantuan bagi Indonesia, untuk mengembangkan sistem budidaya ikan laut atau aqua culture di salah satu kabupaten Indonesia yaitu Kabupaten Yapen, Papua Barat.

Susi menambahkan, proyek yang ditawarkan Norwegia di Kabupaten Yapen, Papua Barat adalah aqua culture atau budidaya ikan laut. Ada dua jenis ikan laut yang akan dibudidaya dengan menggunakan sistem aqua culture yaitu tuna jenis yellow fin dan baramundi.

Usai bertemu dengan Stig, Susi bergegas menuju Istana Negara untuk rapat kerja kabinet dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan dengan Jokowi hampir dilakukan 2 jam hingga pukul 12.00 WIB. Selanjutnya Susi bergegas kembali ke kantor.

Di kantor nyatanya Susi telah ditunggu rombongan 6 duta besar negara sahabat. Mereka datang sekaligus makan siang dengan mantan bos Susi Air itu.

Keenam duta besar negara sahabat itu adalah :

Duta Besar Malaysia Dato Zahrin Mohamed Hasyim,
Duta Besar Vietnam Nyuyen Xuan Thuy,
Kuasa Usaha Duta Besar Filipina Roberto G Manalo,
Duta Besar Tiongkok Xie Feng,
Duta Besar Thailand Paskorn Siriphan,
Wakil Duta Besar Australia David Engel.

Baca Juga :  Donald Trump ingin stafnya berpenampilan rapi seperti...

Pertemuan pembicaraan sekaligus makan siang Susi dengan 6 Duta Besar negara tersebut terbilang cukup lama yaitu sekitar 2,5 jam. Hasil dari pembicaraan itu adalah Susi mengajak kerjasama 6 negara tetangga Indonesia yaitu Malaysia, Thailand, Tiongkok, Vietnam, Filipina, hingga Australia untuk menekan kegiatan illegal fishing.

Kerjasama ini akan dikuatkan, dengan dibentuknya MoU antara pemerintah Indonesia dengan 6 negara tersebut. Kepada media Susi mengatakan, di dalam MoU tersebut nantinya akan diatur pengetatan terkait beberapa sistem penangkapan ikan yaitu kuota tangkap ikan, waktu tangkap ikan, jenis ikan, dan cara tangkap.

Rancangan MoU sedang disusun Susi, dengan beberapa pejabat eselon I KKP. Ia mentargetkan rancangan MoU ini akan dijalankan dan ditandatangani oleh 6 negara tersebut pada 13 Desember 2014 atau bertepatan dengan Hari Nusantara.

Setelah pertemuan tersebut, Susi kembali masuk ke kantornya. Susi terlihat meninggalkan ruang kerjanya pukul 18.00 WIB untuk pulang. Menurut rencana besok Susi akan menerima 2 duta besar lagi yaitu Amerika Serikat (AS) pada pukul 08.00 WIB dan Kanada pada pukul 14.30 WIB.
(erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button