Home / Populer / Wali Kota Kupang terima pengaduan karyawan Hotel Kupang Beach

Wali Kota Kupang terima pengaduan karyawan Hotel Kupang Beach

Bagikan Halaman ini

Share Button

gis

Wali Kota Kupang, Jonas Salean (JS)

 

 

MORAL-POLITIK.COM- Sebanyak 13 karyawan Hotel Kupang Beach milik Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Maju Kota Kupang, Senin (23/11/2014) yang lalu mengadukan nasib mereka kepada Wali Kota Kupang, Jonas Salean (JS). Pengaduan mereka disebabkan pihak manajemen Hotel Kupang Beach belum membayar gajinya 28 karyawan selama sebelas bulan.

Demikian dikatakan koordinator karyawan hotel Kupang Beach, Lily Mata (LM) saat berdialog dengan JS, bersama Sekot Kupang, Bernadus Benu (BB), di ruang Garuda kantor Wali Kota Kupang.

Dalam pertemuan itu, Lily meminta JS dapat membantu memediasi karyawan dan manajemen hotel, agar gaji mereka yang sudah ditunggak selama 11 bulan tersebut dapat segera dibayarkan karena mereka semua sangat membutuhkan uang untuk membiayai kehidupan keluarganya.

“Kami tidak tahu alasan gaji kami tidak dibayarkan. Kami sudah berulang-ulang kali menemui manajer hotel, Leonard Arkian untuk menanyakan perihal gaji kami, namun sang manajer selalu mengelak dan mengatakan bahwa hotel tidak ada pemasukan sehingga gaji karyawan tidak bisa dibayarkan. Padahal setahu kami ada pihak-pihak yang menyewa hotel untuk acara yang sifatnya show time, namun oleh sang manajer, katanya digunakan untuk bayar dan listrik saja. Sedangkan alokasi untuk gaji karyawan tidak ada,” kata LM.

Menurutnya, penyewaan gedung secara show time sangat banyak dan dirinya menduga, uang hasil penyewaan digunakan sendiri oleh manajer. Selain itu dirinya juga mengaku heran dengan uang jaminan sosial tenaga kerja yang telah disetorkan karyawan kepada pihak manajemen selama sembilan bulan namun yang disetorkan oleh manajemen kepada pihak jamsostek hanya untuk 6 bulan saja. Besar setoran yang diberikan karyawan sebesar Rp. 43 ribu/ bulan bagi yang sudah berkeluarga dan Rp.23 ribu bagi karyawan yang sudah berkeluarga.

Baca Juga :  Polisi Akan Panggil Para Pelanggan Mucikari Artis AA

Dengan ketidakjelasan soal pembayaran gaji, kata ML, dirinya bersama 12 orang karyawan memutuskan untuk mengadukan nasib mereka kepada Wali Kota Kupang.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah seorang karyawan hotel, Padja Ona (PO). Menurutnya, dirinya sudah tidak mendapat gaji selama 11 bulan sejak Desember 2013 lalu. Ketika mereka berupaya untuk menanyakan kepada manajer soal gaji, sang manajer selalu berkata nanti dan nanti dengan dalih hotel tidak ada tamu yang mengunjungi, sehingga pemasukan sepi dan tidak mencukupi untuk membayar gaji karyawan. Padahal, menurut dia, cukup banyak para penyewa tempat itu, sehingga dirinya menduga uang hasil sewa paruh waktu, ditilep semua oleh sang manajer. Dengan kondisi seperti ini, dirinya bersama-sama 12 orang teman lainnya memutuskan untuk mengadukan nasib mereka kepada JS.

Menanggapi tuntutan karyawan hotel Kupang Beach, JS mengaku akan membantu para karyawan yang belum mendapatkan gaji mereka. Namun dirinya tidak bisa melakukan intervensi karena hotel Kupang Beach berada di bawah manajemen KPN Maju.

“Untuk itu saya akan meminta pihak KPN Maju untuk menggelar rapat akhir tahunan (RAT) agar seluruh gaji karyawan yang diakumulasi mencapai Rp 300 juta lebih itu bisa dibayarkan. Saya minta karyawan tetap bersabar, karena seluruh hak mereka pasti dibayarkan oleh pihak KPN Maju,” kata JS, tanpa ada kejelasan waktu soal pembayaran.

Pantauan komodonews.info, semua karyawan sudah berupaya untuk menanyakan masalah gaji baik itu secara bersama-sama maupun secara individu, tapi tidak ada kejelasan dari pihak manajemen. Tidak tahan dengan jawaban sang manajer yang tidak kejelasannya, dirinya bersama-sama rekan-rekan yang lain.

(nyongky)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button