Home / Populer / Ikatan emosional bikin Masyarakat enggan kritik Jokowi-JK?

Ikatan emosional bikin Masyarakat enggan kritik Jokowi-JK?

Bagikan Halaman ini

Share Button
kabinetPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin Sidang Kabinet (sumber: File Kepresidenan)

MORAL-POLITIK.COM- Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jerry Sumampouw mengakui bahwa masyarakat Indonesia memiliki ikatan emosional dengan Presiden Joko Widodo. Ikatan emosional ini, menurutnya, membuat masyarakat Indonesia tidak menolak kebijakan-kebijakan Jokowi yang kontroversial seperti kenaikan harga BBM bersubsidi.

Jokowi memiliki ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat, sehingga mereka tidak berkeberatan atau pun menolak, serta tidak bereaksi secara berlebihan ketika Jokowi menaikkan harga BBM,” ujar Jerry dalam bincang akhir tahun yang bertajuk ‘Presiden Baru Politik Pecah Belah dan Keharusan Regenerasi Elit Politik’ di Jakarta, Senin (22/12).

Melansir beritasatu.com, dia menilai, mayoritas masyarakat masih menaruh harapan besar bahwa Jokowi dapat melakukan perubahan dengan kebijakan-kebijakan yang diambilnya.

“Itu bedanya Jokowi dengan presiden sebelumnya. Jokowi berani mengambil resiko ketika memutuskan sesuatu. Itu tampak dengan jelas dengan pos-pos kementerian yang diisi oleh orang-orang yang diragukan kapasitas dan integritasnya oleh publik,” tandasnya.

Meskipun demikian, Jerry mengharapkan masyarakat untuk tidak lengah untuk terus mengawal dan mengontrol pemerintahan Jokowi-JK. Rakyat, kata dia, tidak perlu alergi untuk memberikan kritik kepada pemerintah jika ada yang salah.

“Rakyat tidak boleh alergi kritik pemerintah sekarang, agar pemerintah tidak jatuh pada pencitraan saja. Bahkan bila perlu publik mendorong Jokowi-JK segera menggantikan menteri-menteri kabinet yang kinerjanya buruk sampai akhir tahun 2014 ini,” pungkasnya.

(erny)

Baca Juga :  Pimpinan SKPD Ikut Sidang Jika Ada Wali Kota Kupang

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button