Home / Populer / Malaysia buka peluang pasar bagi Bank-bank Indonesia

Malaysia buka peluang pasar bagi Bank-bank Indonesia

Bagikan Halaman ini

Share Button
biBank Indonesia (Foto: Google).

 

MORAL-POLITIK.COM- Bank Indonesia mengumumkan bahwa Indonesia telah menjalin Heads of Agreement dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Negara Malaysia (BNM) yang merupakan langkah awal bagi terwujudnya Asean Banking Integrated Framework (ABIF). Kerjasama ini dimaksudkan untuk menyediakan akses pasar dan keleluasaan beroperasi bagi bank-bank Indonesia di negeri jiran tersebut.

“Hari ini, kami melakukan kerjasama bilateral dengan BNM untuk memberikan keleluasaan bagi bank-bank Indonesia untuk beroperasi di Malaysia. Selain itu, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Bank Indonesia memberikan persetujuan akan ABIF guidelines,” tegas Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Yati Kurniati, Rabu (31/12)

Namun menurut Yati, tak semua bank asal Indonesia dapat menggunakan dasar kerjasama ini untuk melakukan ekspansi pasar. Bank-bank tersebut harus memiliki kualifikasi tersendiri sebelum bisa mendapatkan manfaat dari kerjasama ini.

“Bank-bank tersebut pastinya harus bersifat Qualified Asean Bank (QAB), dimana bank-bank ini harus kuat permodalannya, berdaya tahan tinggi, dan pastinya dikelola dengan baik dengan standar-standar yang ditetapkan di ABIF ini,” tambahnya.

Melansir cnnindonesia.com, QAB asal Indonesia ini nantinya juga akan diperlakukan setara dengan bank-bank lokal di Malaysia. Begitu juga dengan QAB asal Malaysia akan diperlakukan secara setara di Indonesia. “Karena ABIF ini bersifat resiprokal, harus ada timbal balik antara satu negara dengan negara lainnya”, jelas Yati.
Pilihan Redaksi

Kerjasama ini akan dimulai pada Januari 2015 dan merupakan bagian dari percepatan Kawasan Ekonomi ASEAN yang dipercepat menjadi tahun 2015 setelah tadinya direncanakan akan dimulai tahun 2020.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro mengatakan bahwa pemerintah berusaha agar kerjasama ABIF menuntungkan pihak Indonesia. Dia mengatakan bahwa negosiasi dengan pihak Malaysia sudah dilakukan setelah sekian lama agar bank-bank Indonesia bisa membuka cabang di negara-negara anggota ABIF lainnya.

Baca Juga :  Pengungsi Banjir Jakarta tersisa 1.800 orang

“Negosiasinya adalah Indonesia harus bisa membuka cabang di Malaysia, tidak hanya sekedar buka jasa remittance saja” pungkas Bambang beberapa waktu lalu.

(erny)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button