Home / Populer / Anda Berpacaran dengan Duda? Ini 4 hal penting

Anda Berpacaran dengan Duda? Ini 4 hal penting

Bagikan Halaman ini

Share Button
dudaIlustrasi.

 

MORAL-POLITIK.COM– Menjalani hubungan asmara dengan pria berstatus duda pasti akan mengalami suka dan duka. Keuntungan pacaran dengan duda adalah tingkat kematangannya yang umumnya jauh lebih dewasa dari Anda. Tapi, bukan berarti hubungan bisa mulus begitu saja. Pasti ada saja tantangannya, apalagi bila si dia telah memiliki anak.

Melansir detik.com, sebelum menjalin hubungan yang terlalu serius, Anda perlu mengenalnya lebih baik. Pikirkan juga bagaimana perasaan keluarga ketika Anda sampai menikah dengan duda. Untuk itu, inilah yang wajib diperhatikan saat mengencani duda.

1. Apakah Bisa Menerimanya ‘Satu Paket’?
Anda harus benar-benar menyadari statusnya yang telah memiliki anak dan juga punya mantan istri. Mampukah Anda menerima anaknya dan menjadi wanita yang akan mengurus anaknya kelak? Selain anak, pikirkan juga mantan istri. Dibutuhkan kebesaran hati ketika kekasih masih berhubungan dengan mantan istri karena mereka masih harus membahas tentang tumbuh kembang anak. Anda tidak bisa berharap atau memintanya untuk memutuskan hubungannya dengan anak dan mantan istrinya begitu saja.

2. Jalani Hubungan dengan Santai
Ketika menjalin kedekatan dengan duda, janganlah terburu-buru untuk berkomitmen. Anda perlu mengetahui dulu seberapa lama dia menyandang status duda, jika masih baru berikan dia waktu untuk bersedih dan mengevaluasi dirinya.

Dr John Gray, penulis buku ‘Men Are From Mars, Women Are From Venus’ mengatakan, biarkan pria untuk mengeluarkan emosinya setelah pasca perceraian atau ditinggal istrinya wafat. Seseorang butuh menyembuhkan luka, sedih dan marahnya. Ketika Anda dan dia menjalin hubungan terlalu cepat, maka emosinya akan tertahan dan hal itu justru tidak baik untuk hubungan Anda ke depannya.

3. Menerima Cemooh dari Masyarakat
Beberapa orang masih mempermasalahkan duda yang berpacaran dengan seorang gadis, terutama bila pria tersebut sudah memasuki usia paruh baya. Ada saja orang yang memberikan cemooh atau pernyataan negatif, misalnya Anda dinilai sebagai wanita materialistis karena dinilai hanya mengincar harta dari duda yang sudah paruh baya atau banyak yang kurang setuju karena status Anda yang belum pernah menikah, tapi malah mendapatkan duda. Mampukah Anda menerima omongan negatif tersebut? Jika Anda yakin bisa melaluinya, saatnya Anda siapkan jawaban bijak untuk menghadapi orang-orang yang berpikir seperti itu.

Baca Juga :  SBY berharap Jokowi tak mau didikte siapapun

4. Ketahui Masalah Perceraiannya
Masalah perceraian juga penting dipertimbangkan sebelum menjalin hubungan yang serius. Anda perlu tahu mengenai perceraiannya. Jika ia bercerai karena sikapnya yang buruk, tukang selingkuh atau KDRT, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk menjadikan si dia sebagai calon suami. Jangan sampai nasib rumah tangga Anda sama dengan mantan istrinya.

(doi)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button