Home / Populer / “Anjingnya Kepolisian”, ‘Belgian Malinois’ hebohkan CFD Kota Kupang

“Anjingnya Kepolisian”, ‘Belgian Malinois’ hebohkan CFD Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
P1040649Brigpol Agus dan si anjing bernama Tony. (Foto: vjb)

 

 

MORAL-POLITIK.com– Hari ini, Sabtu (31/1/2014), warga Kota Kupang yang menyemarakan arena Car Free Day (CFD) mendapat tontonan gratis yang sangat menakjubkan.

Seorang Anggota Kepolisian Polda NTT datang dengan membawa anjing berwarna hitam yang tubuhnya jauh lebih besar dari anjing masyarakat kebanyakan. Penasaran dengan fakta ini, kamipun datang menghampirinya.

“Berapa harga anjing ini, Pak?” kataku.

“Kalau di Belanda harganya sekitar Rp 130.000.000. Tapi kalau masih anakan harganya Rp 5.000.000,” katanya.

“Anjing ini jenisnya apa?” kataku tak mau sok tahu.

“”Belgian Malinois”, katanya meyakinkan sekali.

“Pangkatnya apa, Pak Polisi?” kataku ingin memastikan.

“Pangkatnya sudah dihapus, dulunya ada,” katanya agak parau.

Kepada belasan teman kepolisiannya si Pak Polisi menuturkan, gaji si anjing yang bernama Tony ini lebih besar dari Polisi seperti dirinya. Makannya daging dua minggu sekali masing-masing 1 kg, telur lima butir (tiga butirnya direbus, dua butirnya dicampur susu).

Pak Polisi bernama Brigpol Agus ini menuturkan lebih lanjut, usia anjing ini telah 1,2 tahun. “Di Polda NTT ada sebanyak tujuh ekor,” katanya untuk menjawab pertanyaanku.

“Apakah ketujuh anjing tersebut makan rumput juga?” kejarku, penasaran.

“Ma…kan, makan. Tapi itu pertanda bahwa dirinya sedang sakit perut,” pungkas Brigpol Agus.

P1040651Tebar pesona si Tony kepada anjing cantik dan seksi di depannya, yang sedang dikawal ketat. (Foto: vjb)

Tak sampai hitungan sedetik lamanya, Si Tony meronta-ronta dengan tenaganya yang kokoh. Brigpol Agus berupaya untuk menguasainya, dan ini menjadi tontonan sangat menarik. Setelah ditelisik lebih jauh, ternyata si Tony ingin lepas dari cengkeraman karena ada anjing cantik dan seksi yang kebetulan lewat di seberang jalan dengan dikawal oleh pemiliknya seorang pria yang berciri mirip Anggota Kepolisian. Apa boleh buat Pak Brigpol Agus pun mengalah. Kami mengikutinya dari belakang. Benar juga, si Tony tak malu-malu menunjukkan birahi kejantanannya. Namun sayang begitu mendekat di anjing yang bikin si Tony jatuh kasmaran, sang pria itu mengawalnya tak berkedip. Akhirnya si Tony hanya bisa tebar pesona dengan mencoba melepaskan diri dari genggaman Brigpol Agus untuk pergi bermain bola kaki bersama sejumlah Anggota Kepolisian di seberang jalan.

Baca Juga :  Terinspirasi Atasannya, Banyak Oknum Polisi Selingkuh

“Si Tony ini gemar bermain bola, kalau dilepas pasti arena ini akan riuh dengan atraksinya yang tak mau kalah dengan manusia kala bermain bola kaki,” kata Brigpol Agus.

Ingin meminta Brigpol Agus melepasnya, tapi sebelumnya, dirinya menceritakan kepada teman-temannya bahwa dalam beberapa hari ke depan dia dan si Tony akan bertugas ke Kabupaten Belu, di daerah sekitar perbatasan dengan negara Timor Leste sana.

Sesungguhnya aku ingin menanyakan tugas apa disana, tapi batinku mengatakan, itu adalah tugas rahasia kepolisian yang tak boleh diketahui oleh masyarakat umum.

 

Penulis: Vincentcius Jeskial Boekan (Novelis)

 

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button