Home / Populer / Catatan dari Sosialisai Perda Inisiatif oleh Baleg DPRD Kota Kupang

Catatan dari Sosialisai Perda Inisiatif oleh Baleg DPRD Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
rm sintus efi                                                                             Kepala SMP St. Yosep, Rm. Sintus, Pr. (Foto: Akun FB Rm. Sintus, Pr)

MORAL-POLITIK.com– Badan Legislasi DPRD Kota Kupang mulai melakukan sosialisasi  tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif DPRD Kota Kupang. Ranperda yang mulai disosialisasikan adalah Ranperda tentang pemanfaatan ruang terbuka udara dalam wilayah Kota Kupang, Ranperda tentang pemberian insentif bagi pengajar keagamaan di Kota Kupang, dan Ranperda security sistim.

Tahapan sosialisasi Ranperda inisiatif DPRD dimulai di Kecamatan Kota Raja, Sabtu (31/1/2015) yang dilakukan oleh Ketua Badan Legislasi (Baleg), Djainudin Lonek, bersama dua anggota Baleg yakni Herry Kadja Dahi, dan Danile Hurek serta ditambah tim ahli DPRD Kota Kupang sebanyak enam orang.

Dalam sosialisasi yang dilakukan di Kantor Camat Kota Radja, ada beberapa masukan yang disampaikan oleh peserta sosialisasi, salah satunya oleh Kepala SMP St. Yosep, Rm. Sintus, Pr

Ia memberikan apresiasi kepada DPRD, karena melalui usulan masyarakat dewan telah berinisitif mengusulkan Perda yang membantu masyarakat. Namun  masih ada beberapa hal khususnya di bidang pendidikan yang masih perlu menjadi perhatian dewan.

“Ada beberapa hal dibidang pendidikan yang perlu menjadi perhatian dewan dalam memasukkan dalam Perda insistif DPRD. pemerintah telah berusaha memperbaiki mutu pendidikan, tetapi pola pendidikan kadang-kadang tidak sesuai dengan perilaku yang terjadi, sehingga perlu menjadi masukan bagi dewan,” katanya.

Selain itu, dirinya menyesalkan sikap pemerintah yang melarang Guru PNS tidak boleh diperbantukan di sekolah swasta. Aturan itu jelas merugikan sekolah swasta, sebab sekolah swasta butuh anggaran yang besar untuk merekrut pengajar tanbahan.

Sementara  soal  Ranperda tentang pemanfaatan ruang terbuka udara mendapat tanggapa dari  Ketua Rt 18 Kelurahan Airnona, Dato Jonatan. Ia  mengatakan, Ranperda pemanfaatan ruang  perlu menjadi perhatian dewan agar tidak hanya tower-tower milik perusahan perusahan penyedia jasa telepon selular saja yang dikenai pajak pemanfaatan ruang terbuka udara, tetapi semua tower yang memanfaatkan ruang udara terbuka harus dikenai pajak.

Baca Juga :  Prabowo Subianto menjawab pertanyaan soal Calon Presiden

Menanggapi masukan warga, Ketua Baleg Djainudin Lonek mengatakan, semua masukkan ini dewan siap ditampung, di bahas  bersama tim ahli dan komisis yang bidangi dalam penetapan Ranperda menjadi Perda.

Sementara Herry Kadja Dahi mengatakan, semua usulan masyarakat ini merupakan masukan bagi Baleg untuk dilihat dan dimasukkan dalam Ranperda bersama tim ahli agar bisa di tetapkan menjadi Perda.

“Perda Security sistim sangat perlu, sebab keinginan investor banyak berinvestasi di kota ini maka dibutuhkan keamanan yang betul terjamin. Kalau Keamanan tidak terjamin maka  investor akan merasa takut untuk berinvestasi diwilayah ini,” pungkas dia.

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button