Home / Populer / DPRD Kota Kupang: Dinashub NTT harus bersikap usai Kenaikkan Harga BBM

DPRD Kota Kupang: Dinashub NTT harus bersikap usai Kenaikkan Harga BBM

Bagikan Halaman ini

Share Button
stef                                                                                  Kadis Perhubungan NTT Stefanus I.Ratoe Oejoe. (Foto: flobamora.net)

 

 

MORAL-POLITIK.com– Naik turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bisa terjadi kapan saja saat ini, harus disikapi pemerintah. Pemerintah dengan menyiapkan suatu strategi baru agar harga kenaikan maupun penurunan BBM, dapat disikapi dengan penurunan harga maupun kenaikan sesuai kondisi kenaikan terutama soal kenaikan tarif angkutan.

Anggota DPRD Kota Kupang, Devi Ghudban kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Selasa (27/01/15) mengatakan, langkah itu harus dilakukan pemerintah karena kenaikkan harga barang mengikuti kenaikkan harga BBM sangat cepat, tetapi penurunan harga pasca turunnya harga BBM yang menjadi masalah. Khusus untuk harga BBM pemerintah harus secepatnya tanggap dengan penurunan harga BBM yaitu dengan menertibkan kenaikkan harga maupun tarif angkutan.

“Contoh, pada penurunan harga BBM beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Perhubungan (Dinashub) NTT Stefanus I.Ratoe Oejoe terlambat mengeluarkan tarif baru bagi perhubungan darat sehingga sudah seminggu pasca penurunan harga BBM baru tarif diturunkan. Kalau kenaikan harga BBM, sehari saja mendapat demo dari pemilik angkutan, keesokan harinya, Dinas Perhubungan NTT langsung menaikkan tarif angkutan. Seharusnya hal yang sama juga dilakukan pasca penurunan harga BBM,” katanya.

Ia mengatakan, sebelum kenaikkan harga maupun penurunan harga BBM, pemerintah sudah mengumumkan jadwal kenaikan harga BBM jauh hari sebelumnya, namun pemerintah terkesan lambat menyikapi masalah itu, setelah harga BBM turun atau naik baru ada langkah-langkah untuk menetapkan harga. Apalagi setelah turun, pemerintah terkesan lambat menyikapi soal kenaikan tarif angkutan dan harga barang.

Menurutnya, pemerintah sudah saatnya memikirkan langkah-langkah antisipatif untuk menyikapi harga barang dan tarif angkutan pasca kenaikan dan penurunan harga BBM.

Baca Juga :  Chatarina M Girsang: Semua Tersangka Akan Ajukan Praperadilan

“Saat ini tarif BBM memang sudah turun. Tapi apakah sudah di ikuti harga sembako dan harga kebutuhan masyarakat dipasar. Saya kira semuanya belum turun. Ini yang harus menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menertipkan harga barang. Apalagi kemungkinan harga BBM akan mengalami fluktuasi dimasa-masa mendatang menyusul kebijakan pemerintah pusat,” pungkas dia.

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button