Home / Populer / Ini besaran Asuransi Penumpang Air Asia QZ8501

Ini besaran Asuransi Penumpang Air Asia QZ8501

Bagikan Halaman ini

Share Button
Sejumlah anggota Basarnas mengevakuasi satu dari dua jenazah korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501, usai dibawa oleh heli Dolphin milik Basarnas TNI AL, di Lanud TNI AU Iskandar Pangkalan Bun, Kalteng, Rabu (31/12).                                                                                Korban kecelakaan AirAsia QZ8501 sedang diangkat oleh Tim Basarnas.

 

 

MORAL-POLITIK.COM– Sebagaimana diketahui bersama, pada hari Minggu tanggal 28 Desember 2014 yang lalu telah terjadi kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura dan telah merenggut nyawa penumpang yang menjadi korban dalam kecelakaan dimaksud. Dalam musibah kecelakaan pesawat, secara umum terdapat kompensasi sebagai pengganti kerugian yang dilakukan melalui mekanisme asuransi yang meliputi tiga hal yaitu kerugian atas badan dan mesin pesawat, jiwa penumpang serta pihak ketiga (baik barang maupun jiwa).

Demikian Release yang diterima moral-politik.com dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan NTT, Rabu (07/01/2015).

Berdasarkan catatan OJK, pesawat AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura tersebut mendapatkan perlindungan asuransi untuk kerugian atas badan dan mesin pesawat, jiwa penumpang serta pihak ketiga (baik barang maupun jiwa) dari perusahaan asuransi yaitu PT Asuransi Jasa Indonesia yang melakukan koasuransi dengan PT Asuransi Sinar Mas.

Selain itu, Air Asia juga bekerja sama dengan PT Asuransi Dayin Mitra Tbk. dengan memberikan perlindungan melalui asuransi perjalanan bagi penumpang yang sudah membeli asuransi perjalanan melalui Air Asia.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 77 Tahun 2011 Tentang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara, penumpang pesawat berhak mendapatkan penggantian kerugian maksimal Rp1,25 miliar per orang jika kondisinya meninggal dunia atau cacat total.  Hal tersebut berlaku pula untuk penumpang AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura. Penggantian kerugian akan dilakukan oleh PT Asuransi Jasa Indonesia dan PT Asuransi Sinar Mas.

Terkait dengan pemberitaan pada beberapa media yang menyebutkan bahwa terdapat permasalahan mengenai izin penerbangan AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura yang kemungkinan akan menyebabkan tidak akan dibayarkannya klaim oleh perusahaan asuransi, OJK berpendapat bahwa penyebab pasti terjadinya kecelakaan masih dalam proses penyelidikan dan bukan karena permasalahan perizinan rute penerbangan. Dengan demikian penumpang tetap memiliki hak untuk mendapatkan penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Presiden SBY Mengapresiasi Penghargaan WSA Sebagai Kerja Semua Pihak

Terkait dengan santunan wajib dari PT Jasa Raharja, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.010/2008 tentang Besar Santunan dan Iuran Wajib Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Alat Angkutan Penumpang Umum di Darat, Sungai Danau, Ferry/Penyeberangan, Laut dan Udara serta Undang-undang Nomor1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, santunan diberikan kepada penumpang yang mengalami kecelakaan untuk rute perjalanan dalam negeri yang terjadual. Mengingat Pesawat AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura tidak dalam rute perjalanan dalam negeri dan dalam tariff angkutan pesawat dimaksud tidak termasuk  iuran wajb, maka penumpang AirAsia QZ8501 tidak dijamin dalam program asuransi kecelakaan penumpang umum oleh PT Jasa Raharja.

Selanjutnya OJK menghimbau kepada PT Asuransi Jasa Indonesia, PT Asuransi Sinar Mas, dan PT PT Asuransi Dayin Mitra Tbk. untuk segera aktif melakukan langkah yang diperlukan agar proses penyelesaian  kewajiban kepada para penumpang AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura dapat dilakukan segera setelah adanya pernyataan dari pihak yang berwenang mengenai status penumpang dan kondisi terakhir pesawat AirAsia QZ8501.

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button