Ilustrasi.

 

MORAL-POLITIK.COM – Hubungan jarak jauh memang riskan dijalani, dan tak jarang pula berakhir dengan perpisahan.

Pada awalnya berlangsung tanpa kendala berarti, kemudian mulai tercium perubahan sifat pasangan yang tidak biasa.

Perubahan sedikit saja dapat memulai kecurigaan dalam menjalani hubungan jarak jauh. Padahal dalam sebuah hubungan yang sehat diperlukan rasa percaya dan komunikasi yang baik.

“Dalam suatu hubungan serius, terlebih hubungan jangka panjang, diperlukan rasa saling percaya antara kamu dan pasangan. Jika saat ini kamu sudah meragukan kesetiaan pasangan kamu, terlepas dari benar dia selingkuh atau tidak, ada baiknya kamu pertimbangkan lagi hubungan kalian,” tutur Ratih Ibrahim, psikolog sekaligus konsultan cinta Wolipop.

Melansir detik.com, apapun alasannya, saat hubungan yang tengah dijalani tidak lagi membuat bahagia dan nyaman, maka Anda perlu mengevaluasi ulang hubungan yang tengah dijalani. Meski sudah berkomitmen, namun jika si pasangan sudah tak bisa lagi Anda percaya janganlah memaksakannya.

“Justru itu dapat menjadi berbahaya ketika kalian sudah menapaki jenjang hubungan yang lebih serius, yakni dalam bentuk suatu pernikahan resmi. Jadi saran saya, komunikasikan perasaan tidak nyaman kamu ini dengan pasangan kamu. Jika ternyata tidak ada solusi, beranilah untuk mengambil keputusan yang terbaik untuk diri kamu sendiri,” tambah psikolog pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth.

Psikolog Anna Surti Ariani S.Psi.M.Si. menyebutkan, kunci utama sukses jalani LDR adalah kepercayaan. Dengan saling percaya, keterbatasan akses komunikasi pun dapat dihadapi dengan tenang. Lantas, bagaimana caranya memupuk kepercayaan kepada pasangan? “Gabungan antara keyakinan kita sendiri akan dia, teman dan keluarga. Kalau misalnya kita agak susah yakin, perbanyak pengetahuan tentang dia dan teman-temannya,” saran psikolog yang akrab disapa Nina ini, saat berbincang dengan wolipop.

Baca Juga :  Wow! Ahmad Dhani bakal jual rumah mewahnya, berapa harganya?