Home / Populer / Tarif Baru, Kadishub NTT akan berikan sanksi kepada “Pengusaha Nakal”

Tarif Baru, Kadishub NTT akan berikan sanksi kepada “Pengusaha Nakal”

Bagikan Halaman ini

Share Button
stefKepala Dinas Perhubungan NTT, Stefanus Ratu Odjoe.

 

MORAL-POLITIK.com– Pasca ditetapkannya tarif baru bagi angkutan darat dan laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTT, Stefanus Ratu Odjoe berjanji akan menindak tegas para pemilik kendaraan dan pihak manapun yang memberlakukan tarif tidak sesuai dengan surat keputusan yang telah dikeluarkan Gubernur NTT.

“Kalau ada info pemilik angkutan maupun pihak manapun yang tidak mematuhi tarif yang ditetapkan, tolong sampaikan ke kami,” katanya kepada moral-politik.com di ruang kerjanya, Senin (26/01/2015).

Dia menjelaskan, penetapan tarif harga angkutan umum sesuai Surat Keputusan Gubernur NTT dan mengacu pada Surat Edaran Menteri Perhubungan RI, Kamis (22/1/2015). Ia menambahkan, baik laut maupun darat sudah ditetapkan bahkan sudah berlaku sejak tanggal 21 Januari 2015, dan pihaknya sudah memberikan himbauan berupa Surat Edaran yang disertai dengan rincian harga sesuai jarak wilayah operasional angkutan tersebut.

“Tarif angkutan penumpang umum maupun mahasiswa dan pelajar dalam Kota kita hanya memberikan harga batas atas dan batas bawah, demikian halnya dengan angkutan pedesaan serta angkutan antar kabupaten,” katanya.

Lebih jauh dia menjelaskan, untuk angkutan kota Rp 3.500 batas atas dan Rp 3.000 untuk batas bawah berlaku untuk umum dan dewasa, sementara Rp 2.500 tarif batas atas dan Rp 2.000 tarif batas bawah.

“Untuk angkutan kota dalam provinsi juga mengacu pada harga tarif batas atas dan bawah. Contoh tarif Kupang- Atambua Rp 75.000 dan Rp 70.000 tarif batas bawah, dengan demikian para Bupati dan Wali Kota akan menyesuaikannya,” katanya lebih lanjut.

Selain itu, pungkas dia, tarif angkutan laut mengalami penurunan sebesar empat persen, namun hal ini belum berlaku saat ini, karena masih banyak komponen yang harus dihitung, yang jelas angkutan laut turun empat persen.

Baca Juga :  Hari ini Jokowi kampanye blusukan di Papua

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button