Home / Populer / Yusril: Perseteruan antara KPK dan PDI-P semakin “ngeri-ngeri sedap”

Yusril: Perseteruan antara KPK dan PDI-P semakin “ngeri-ngeri sedap”

Bagikan Halaman ini

Share Button
makinKetua Komisi Pemberantasan Korupsi terpilih, Abraham Samad (kanan), saat berkunjung ke Redaksi Harian Kompas di Jakarta, Rabu (7/12/2013).

MORAL-POLITIK.com– Sejumlah kalangan berkomentar atas pernyataan Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto seputar lobi dan pertemuan politik dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad sebelum Pemilu Presiden 2014 lalu. Salah satunya ialah pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra.

Melalui akun Twitter-nya, @Yusrilihza_Mhd, Kamis (22/1/2015), mantan Menteri Kehakiman itu menyebut perseteruan antara KPK dan PDI-P semakin “ngeri-ngeri sedap”.

“Perseteruan PDIP-KPK mulai siang ini, kalo meminjam istilah Sutan Bhatoegana makin ‘ngeri2 sedaaap’ saja,” tulis Yusril.

“Tapi ibarat kata orang Melayu Medan “awak ini apalah, lalat pun tak mau hinggap”. Jadi awak pun nonton saja apa yg terjadi,” lanjut Yusril.

Melansir kompas.com, terkait bantahan KPK dan keukeuh-nya Hasto akan kebenaran pernyataannya, Yusril pun menantang Hasto untuk membuktikannya.

“Hasto harus tunjukkan alat2 bukti yang lain dong selain para saksi pertemuan dg Pak AS,” katanya.

Menurut dia, tidak mungkin pihak keamanan Apartemen Capital Resident, yang diklaim Hasto sebagai lokasi pertemuan, tidak memiliki rekaman CCTV. Terlebih lagi, Hasto menyebutkan bahwa Abraham menggunakan topi dan masker warna hijau saat bertemu dengannya. (Baca: Bermuatan Politik, Manuver Hasto Bisa Jadi Bumerang buat PDI-P)

“Mestinya Hasto gak ngomong doang, upload dong rekaman pertemuan yg Pak AS dibilang pake masker & topi kaya ninja itu. Awak pun mau nonton jg,” kata Yusril.

Jika Hasto berbohong soal bukti rekaman itu, kata Yusril, PDI Perjuangan harus berani melaporkannya ke polisi karena Hasto tak hanya mencoreng nama PDI Perjuangan, tetapi juga Abraham.

Baca Juga :  Coba menabrak pasukan Israel, warga Palestina ditembak mati

“Sebaliknya kalau Hasto memfithah, ya jangan didiamkan dong. Laporkan Hasto ke polisi. Wah tambah ngeri2 sedaaaap…,” katanya.

Sebelumnya, Hasto mengatakan, pihaknya siap menghadirkan saksi hidup yang terpercaya ketika dipanggil kode etik KPK.

“Kami siap menghadirkan saksi hidup. Tanggal-tanggal pertemuan kami akan serahkan ke Komite Etik KPK,” kata Hasto kepada wartawan saat di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2015).

Hasto mengungkapkan, ia juga memiliki bukti seperti foto saat pertemuan Abraham Samad dengan dirinya di Apartemen Capital Residence. “Ada foto dari salah satu pertemuan itu. Nanti akan ditunjukkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Hasto menyebutkan, dirinya mempunyai bukti rekaman CCTV di tempat berlangsungnya pertemuan kala itu.

Secara kronologi, Hasto mengatakan, pertemuan Abraham Samad dengan tim pemenangan Jokowi-JK berlangsung sekitar pukul 00.00 WIB malam, di salah satu ruangan di Apartemen Capital Resident, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, 19 Mei 2014. Dalam beberapa kali pertemuan itu, Abraham kerap menggunakan topi dan masker berwarna hijau.

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button