Home / Populer / Alasan Menaker Sebut NTT Darurat ‘Traficking’

Alasan Menaker Sebut NTT Darurat ‘Traficking’

Bagikan Halaman ini

Share Button
naker                                                                                                                Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.

MORAL-POLITIK.COM- Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri menyebut Provinsi kasus traficking di NTT merupakan tertinggi di Indonesia dan sudah dikategorikan darurat traficking.

“Setiap tahunnya sebanyak 75 ribu orang asal NTT dikirim keluar negeri dan dipekerjakan di luar negeri tanpa dokumen yang lengkap,” kata Menteri ketika diwawancarai moral-politik.com dalam kunjungannya selama sehari di Provinsi NTT, Minggu (15/2/2015).

Dengan jumlah pengiriman yang sudah begitu sangat banyak, katanya, sudah saatnya orang NTT bertindak dan menyatakan perang terhadap traficking. Pasalnya banyak orang NTT yang mengalami penyiksaan luar biasa akibat migrasi yang tidak aman, yang menyebabkan mereka gampang diperjualbelikan oleh  PJTKI-PJTKI nakal yang beroperasi di NTT.

“Mulai hari ini orang NTT harus menyatakan sudah cukup orang NTT dijual. Banyak masalah traficking yang membuat orang kita sengsara dan disiksa di luar negeri,” tambahnya.

Ia juga ajak semau pemangku kepentingan di NTT harus bersatu dan bekerja sama untuk menuntaskan kasus traficking. “Traficking bukan persoalan sepele. Dalam tahun ini Kemenaker akan membuat regulasi baru agar setiap orang hendak bekerja keluar negeri dapat mengurus segala keperluan dengan cepat dan tidak berbelit seperti yang terjadi selama ini. Selain itu, pungkas dia, Kemenaker akan mengajukan anggaran kepada Kemenkeu dan Bappenas agar khusus di NTTT, akan dibuat balai latihan kerja yang memadai, untuk bisa melatih tenaga kerja sebelum dikirim keluar NTT.

(nyongky)

Baca Juga :  Flores sudah sangat layak jadi provinsi baru

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button