Home / Populer / Atasi Cekcok KPK-Polri, inilah Seruan Tokoh Agama!

Atasi Cekcok KPK-Polri, inilah Seruan Tokoh Agama!

Bagikan Halaman ini

Share Button
tokohTokoh Lintas Agama Serukan Penyelesaiaan KPK dan Polri di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (5/2/2015).

MORAL-POLITIK.COM- Tokoh lintas agama dan kepercayaan memberikan seruan terkait kekisruhan yang melanda dua lembaga penegak hukum antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri.

Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama, Said Aqil Siradj mewakili tokoh lintas agama dan kepercayaan menyatakan, penegakan keadilan dan kebenaran syarat mutlak keselamatan bangsa Indonesia.

Melansir kompas.com, tokoh agama mengingatkan tugas pemimpin menjaga nilai luhur agama dengan pemimpin yang adil dan jujur.

“Yang dihadapi bangsa Indonesia sungguh mengerikan. Kita semua terpanggil untuk menyerukan seruan moral yang tak berbau politik apapun,” kata Said saat konfrensi persi di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (5/2/2015).

Adapun seruan yang disampaikan tokoh agama dan kepercayaan itu adalah sebagai berikut:

1. Menyerukan kepada bangsa Indonesia untuk tidak khawatir, was-was, dan tetap tenang menjalankan aktivitas.

2. Menyerukan kepada Presiden RI untuk terus secara sungguh-sungguh memimpin pemberantasan korupsi.

3. Mengetuk nurani Presiden RI untuk tidak ragu-ragu mengambil langkah tegas, cepat dan tepat untuk mengakhiri dan menyelesaikan perselisihan sesuai konstitusi.

4. Menyerukan Presiden untuk mengangkat kepemimpinan Polri dengan mengutamakan kredibilitas, integritas, dan kapabel

5. Mendukung KPK dan Polri untuk melakukan tugasnya menegakkan hukum dalam kerangka memberantas korupsi.

6. Mendorong semua pihak agar menghentikan kriminalisasi dan tidak menjadikan KPK dan Polri sebagai alat kepentingan politik individu dan kelompok.

7. Mengingatkan KPK untuk kembali ke fitrahnya dan betul-betul menjaga dan meningkatkan kredibilitasnya sebagai lembaga pemberantasan korupsi.

Dalam acara ini beberapa tokoh agama dan kepercaan hadir untuk menyerukan penyelesaian konflik KPK dan Polri.

Di antaranya Majelis Budayana Indonesia, Perwakilan Syiah, Komunitas Sigh Tangerang Selatan, Komunitas Tao, Perwakilan Agama Tao, Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia, Persatuan Warga Kerohanian Sapta Dharma (Persada), Ulil Absar Abdallah, Ahmadiyah dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Baca Juga :  Polri Tidak Akan Diam Melihat Kegaduhan di Media Sosial...

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button