Home / Traditional Dress / Cerita ‘Operasi Senyap’ Australia untuk selamatkan Bali Nine (3)

Cerita ‘Operasi Senyap’ Australia untuk selamatkan Bali Nine (3)

Bagikan Halaman ini

Share Button

tiga2

3. Banding hasil PTUN agar eksekusi mundur 14 hari.

MORAL-POLITIK.COM- Ketua tim pembela Andrew dan Myuran, Todung Mulya Lubis, mengaku masih memiliki amunisi menyelamatkan kliennya di detik-detik akhir jelang eksekusi. Gugatan ‘Bali Nine’ atas penolakan grasi PTUN baru saja ditolak, justru membuka celah tersebut.

“Kami tentunya akan mengajukan hak-hak klien kami. Tentu kan, kita masih punya perlawanan,” kata Todung, di Jakarta Selasa (24/2).

Tim kuasa hukum akan banding atas keputusan PTUN. Poin yang dipersoalkan adalah kenapa Presiden Jokowitak memberikan alasan hukum terang soal penolakan grasi Bali Nine. Jika maju ke proses banding, maka eksekusi Andrew dan Myuran harus ditunda lebih lama. Minimal 14 hari, waktu standar untuk kajian materi banding.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Isabel Bishop mendukung penuh langkah-langkah tim kuasa hukum. “Kami mendapat kabar bahwa jalur hukum alternatif masih tersedia. Tentunya pemerintah Australia hanya bisa berdoa agar kedua terpidana bisa diselamatkan dari hukuman tersebut,” pungkas Bishop. (erny)

(habis)

 

Baca Juga :  Wanita-wanita Yazidi dijual untuk Diperistri Anggota ISIS

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button