Home / Populer / Agenda 3 Komisi DPRD Kota Kupang Stuba ke Denpasar dan Jakarta

Agenda 3 Komisi DPRD Kota Kupang Stuba ke Denpasar dan Jakarta

Bagikan Halaman ini

Share Button
adrianus Sekretaris Dewan Kota Kupang Adrianus Lusi di ruang kerjanya. (Foto: istimewa)

MORAL-POLITIK.COM- Besok, Rabu (25/2/2015), tiga Komisi DPRD Kota Kupang akan studi banding (Stuba) ke Jakarta dan Denpasar. Tiga Komisi yang akan melakukan Stuba adalah Komisi I, Komisi II dan Komisi IV.

Demikian dikatakan Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Kupang Adrianus Lusi kepada moral-politik.com di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2015).

Dia mengatakan, Komisi I dan Komisi IV akan melakukan Stuba ke Denpasar. Sedangkan Komisi II akan ke Jakarta.

Menurutnya, di Denpasar, Komisi I akan studi soal pengelolaan aset, Komisi IV soal pendidkan. Sedangkan studi banding Komisi II di Jakarta soal Label Miras yang langsung dengan Kementerian Perdagangan dan Perindustrian di Jakarta.

Sementara itu Ketua DPRD Kota Yeskiel Loudoe mengatakan, keberangkatan Komisi I, II, dan IV dalam rangka untuk melakukan Stuba sesuai dngan Tupoksi masing-masing Komisi. “Mereka akan melakukan Stuba selama lima hari,” katanya.

Sedangkan Ketua Komisi I Zeyto Ratuarat mengaku, Stuba mereka ke Denpasar ini berkaitan aset, karena masalah aset di Kota Kupang sudah menjadi temuan BPK, serta mendapat penilaian WDP. Untuk itu Stuba Komisi I untuk mengetahui sistim dan regulasi baru soal aset sehingga bisa menjadi masukan bagi pemerintah, agar kedepan pengelolaan aset di Kota bisa lebih baik dan tidak lagi mendapat penilaian WDP.

Sementara Ketua Komisi II, Melkianus Balle menuturkan, keberangkatan Komisi II untuk Stuba ini dalam rangka untuk bisa mengetahui secara jelas soal Lebelisasi Miras dan Proses Penjualan Miras yang di atas 5 persen
dan di bawah 5 persen. Menurutnya, penjualan miras di atas 5 persen tidak bisa diperdagangkan dengan bebas, sedangkan di Kota Kupang banyak miras di atas 5 persen yang dijual secara bebas, sehingga perlu dilakukan konsultasi dengan kementerian untuk mengetahui regulasi yang benar soal aturan penjualan miras.

Baca Juga :  Duh, Penegak Hukum Didesak Segera Tangkap Aba Maulaka!

Kesempatan yang sama, Ketua Komisi IV Livingston Ratu Kadja mengatakan, Stuba Komisi IV ini guna mempelajari proses PSB dan UN Sistem Online. UN Sistim Online merupakan kebijakan yang baru sehingga Komisi perlu melakukan studi ke daerah yang paling siap menggelar UN dengan Sistim Online, sedangkan untuk Kota Kupang penerapan sistem online di kota hanya baru satu sekolah yang siap yakni SMK 1.

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button