Home / Populer / Jika Jokowi Tak Turuti Saran KIH, ini sikap Sutiyoso

Jika Jokowi Tak Turuti Saran KIH, ini sikap Sutiyoso

Bagikan Halaman ini

Share Button
sutiyosoMantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di Balaikota, Kamis (22/1/2015).

MORAL-POLITIK.com– Ketua Umum Partai Kedaulatan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengatakan, Koalisi Indonesia Hebat meminta Presiden Joko Widodo memutuskan nasib calon kepala Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan setelah ada putusan praperadilan. Meski demikian, KIH siap menerima risiko apa pun jika Jokowi mengambil keputusan lain.

“Itu sudah risiko kita, namanya partai pendukung. Kebijakan apa pun akan kami dukung, tetapi kami sudah berikan saran seobyektif mungkin kepada presiden,” kata Sutiyoso saat dihubungi, Rabu (4/2/2015).

Melansir kompas.com, Sutiyoso yang turut hadir dalam pertemuan KIH dengan Presiden Jokowi di istana kepresidenan, Selasa sore kemarin, menyebutkan bahwa seluruh parpol koalisi sepakat tidak akan mencabut dukungan terhadap pemerintah. Dia juga menyatakan bahwa Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga ada di pertemuan itu membela apa pun keputusan presiden.

“Enggak (cabut dukungan). Kami sebatas saran, itu kewenangan presiden membuat kebijakan. Kami semua loyal kepada presiden,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sutiyoso menampik anggapan bahwa partai koalisi sudah menekan presiden untuk membuat keputusan terkait keberadaan tim independen yang akhirnya batal diformalkan Presiden Jokowi. Menurut Sutiyoso, KIH tidak membahas hal itu bersama presiden.

“KIH juga tidak intervensi terlalu jauh dalam perkara hukum yang ditangani KPK dan Polri,” katanya.

Hingga kini Presiden Jokowi belum menyatakan sikap tentang siapa yang akan menduduki jabatan Kapolri. Jokowi telah menunda pelantikan Budi Gunawan sebagai kepala Polri setelah Budi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan penerimaan grativikasi.

Jokowi telah meminta masukan dari tim independen, Dewan Pertimbangan Presiden, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), presiden ketiga RI BJ Habibie, Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto, hingga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat untuk mengambil keputusan.

Baca Juga :  Pemerintah Malaysia akui MH370 melintasi Samudra Hindia

(erny)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button