Home / Populer / Jonas Salean: Pendataan Penerima Raskin oleh Ketua RT

Jonas Salean: Pendataan Penerima Raskin oleh Ketua RT

Bagikan Halaman ini

Share Button
js panen Wali Kota Kupang Jonas Salean (kanan) panen jagung. (Foto: Ridwan)

 

MORAL-POLITIK.COM– Menyusul banyaknya terjadi kesalahan soal pendataan penerima raskin di Kota Kupang, mulai tahun 2015 ini, pemerintah kota (Pemkot) Kupang telah mengeluarkan kebijakan baru soal pendataan raskin yang dilakukan sendiri oleh Ketua RT di setiap kelurahan.

“Pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tidak akurat. Banyak penerima raskin yang seharusnya masih menerima malah tidak mendapatkan lagi raskin. Mungkin saat mereka melakukan survey, mereka melihat ada  mobil yang di parkir di rumah tersebut, sehingga nama pemilik rumah dihapus. Padahal mereka tidak tahu bahwa yang punya mobil adalah orang yang sedang bertamu,” kata Wali Kota Kupang Jonas Salean kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Rabu (25/2/2015).

Dia mengatakan, ketika pendataan dilakukan BPS, banyak sekali terjadi kesalahan pendataan penerima raskin. Di tahun 2013 dan 2014, katanya, mendapat banyak pengaduan dari warga soal nama-nama mereka yang dihapus dari data penerima raskin. Anehnya lagi, tambahnya, setelah nama orang mampu tidak terdata, malah orang yang seharusnya tidak mendapat beras raskin, mendapat raskin. Belum lagi ditambah kesalahan pendataan karena perubahan bentuk fisik rumah yang berubah, padahal fisik rumah berubah akibat bantuan rehab rumah dari Kemenpera.

“Tahun lalu saja ada ribuan calon penerima raskin di Kota Kupang yang namanya dicoret dari daftar penerima. Sebagai Wali Kota, sebenarnya saya senang kalau dengan ada pengurangan penerima, berarti masyarakat yang ekonomi membaik semakin banyak. Tetapi yang terjadi karena kesalahan pendataan. Pemerintah Kota Kupang terpaksa membuat kebijakan baru secara lokal untuk membantu rakyat,” tambahnya.

Oleh karena itu, pungkas bakal calon Wali Kota Kupang periode kedua mendatang, untuk tahun 2015 ini pemerintah akan meminta pihak RT yang melakukan sendiri pendataan warga yang tidak mampu di wilayah mereka masing-masing, karena mereka yang mengetahui jelas siapa-siapa yang layak atau tidak layak untuk menerima raskin.

Baca Juga :  Eurico Guterres Akan Ditarik Sebagai Pengurus PAN Pusat

(nyongky)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button