Home / Populer / Kapolres dan Wakapolres Kupang Kota Mewarnai Arena CFD (2)

Kapolres dan Wakapolres Kupang Kota Mewarnai Arena CFD (2)

Bagikan Halaman ini

Share Button
P1050041Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin, SIK (kanan), Wakapolres Kompol Yulian Pardana, SIK (tengah).

 

MORAL-POLITIK.COM- Bugilnya model koordinasi antara Kapolres Kupang Kota AKBP Musni Arifin, SIK dan Wakapolres Kompol Yulian Pardana, SIK dengan staf sontak mengingatkan kembali sebuah teori yang bernama Teori Kehendak Umum.

Merujuk pada Charles Beraf (2012), Teori Kehendak Umum adalah Teori Politik Jean-Jacques Rousseau yang secara amat canggih berhasil mendamaikan individu dan masyarakat. Doktrin Rousseau tentang Valonte Generale (Kehendak Umum) secara ideal menyatukan kepentingan individu dan kepentingan bersama dalam balutan sistem demokrasi.

Jika menelisik terkait disipliner Kepolisian yang “komandois” dalam artian berdasarkan garis komando dari atas kebawah, potret pendekatan seorang Kapolres Kupang Kota ini terasa melompat dari sekat-sekat pembatas dari disipliner atau Teori Kepemimpinan di Ranah Kepolisian. Dalam artian, melalui perintah atau komando sudahlah cukup untuk suatu pelaksanaan tugas, akan tetapi hal itu tak ditempuhnya.

Tapi hal tersebut telah kuno atau out of date, karena model itu hanya mampu hidup pada era klasik (tempo dulu), mulai dari Kekuasaan Tradisional, Yunani (Abad 5-4 SM), Renaissaince, hingga ke Abad Moderen.

Pada Abad Moderen, Thomas Hobbes dan John Locke, lalu diteruskan oleh Rosseau, menjelaskan soal mengapa orang berkuasa dan untuk apa orang membuat pemerintahan.

Kata kunci dari teori-teori mereka adalah “Kehendak Umum” yang maksudnya bukan hanya soal kehendak dalam arti kesiapan bertindak, tetapi juga melingkupi soal kemauan dan keinginan yang menjadi harapan bersama.

Lalu, apa yang mau dicapai oleh Rosseau dalam teorinya itu? Tidak lain adalah suatu keinginan atau hasrat kuat untuk mendamaikan kebutuhan manusia guna hidup bersama sekaligus menjaga kebebasan individualnya. (bersambung)

Baca Juga :  Mantan KSAL Bongkar Permainan China Manfaatkan Ahok Kuasai Indonesia

Penulis: Vincentcius Jeskial Boekan (Novelis)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button